Indonesia memiliki sumber daya potensial untuk mengembangkan ekonomi digital. Sejumlah SDM Indonesia telah membuktikan diri dengan menjadi technopreneur dan developer handal di dalam dan luar negeri. Di luar negeri anak-anak muda Indonesia menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia.

Beberapa waktu lalu KBR mengumpulkan beberapa anak muda Indonesia yang bekerja di luar negeri untuk berbagi pengalamannya bekerja di sektor ekonomi digital, sekaligus memberikan masukan bagi pengembangan ekonomi digital tanah air.

Sheila Kurniadi adalah diaspora Indonesia yang berkerja sebagai Global Marketing and Digital Strategist, Idea-Pod –London, UK. Ia berbagi pengalamannya selama di London.

Pemerintah Inggris mengembangkan Tech City untuk mendukung upaya mereka mengembangkan ekonomi digital dengan menyokong para tech-preneurs. 


Untuk mendukung cita-cita ekonomi digital pemerintah Inggris juga mengembangkan ekosistem pendukung. Seperti apa? Dan Apa yang bisa Indonesia contoh? 



Salah satu isu lain dalam pengembangan ekonomi digital yang tak boleh luput dari perhatian pemerintah jika ingin menggapai cita-cita itu adalah keterlibatan perempuan. Pemerintah harus memastikan bisa mengurangi gap kurangnya wanita bekerja di bidang digital. 



Sheila Kurniadi adalah diaspora Indonesia yang menyatakan diri bersedia memberikan mentoring pada para techpreneur muda Indonesia yang ingin mengembangkan diri.

Masukan dari Sheila Kurniadi ini didiskusikan pada Dialog Road to Digital Economy yang diselenggarakan dalam peringatan ulang tahun KBR ke-17  pada 2 Juni 2016 lalu. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!