[Advertorial] Program Indonesia Pintar, Bantu 19,2 Juta Siswa Indonesia

Indonesia terus berbenah diri untuk terus mengembangkan berbagai elemen bangsa, termasuk sektor pendidikan.

Rabu, 07 Jun 2017 14:02 WIB

Indonesia terus berbenah diri untuk mengembangkan berbagai elemen bangsa, termasuk sektor pendidikan. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah berhasil menyalurkan bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar pada tahun 2016 kepada 19.221.111 siswa Indonesia dari keluarga miskin dan rentan miskin. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu anak usia sekolah dari keluarga miskin melanjutkan sekolah sampai lulus dari jenjang pendidikan menengah, serta mendorong anak-anak yang putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan di bangku sekolah. Penerima program ini diprioritaskan kepada peserta didik berusia 6 sampai 21 tahun pemilik Kartu Indonesia Pintar yang tidak bersekolah, sebagai calon peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin dan bisa juga dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Pencairan (pengambilan) dana PIP ini dapat dilakukan peserta didik di bank atau lembaga penyalur dengan ketentuan bahwa sebelum proses dilakukan, peserta didik harus melakukan aktivasi rekening tabungan terlebih dahulu. Pemanfaatan dana PIP dapat membantu peserta didik untuk melanjutkan pendidikannya sampai jenjang menengah. Dana tersebut pun dapat dimanfaatkan juga untuk membeli buku, alat tulis, seragam, biaya transportasi, uang saku, hingga biaya kursus atau les tambahan. Penerima dana tersebut pun dilarang untuk memakai dananya untuk tujuan yang tidak berhubungan dengan kegiatan pendidikan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Thamrin Kasman menjelaskan bahwa jika berbicara soal Kartu Indonesia Pintar ini, kita berbicara soal sebuah harapan, ada dorongan bagi anak-anak untuk dapat bersekolah dan mengenyam pendidikan. Pada tahun anggaran 2017, Kemendikbud telah membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) hampir 50 persen dari target 17.792.308 dan telah tersalurkan sebanyak 7.685.289.

Editor: Paul M Nuh

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau