SLANK saat peluncuran Album DOA di KFC Lenteng Agung Jakarta Selatan, Rabu (29/6/2016).

Doa penggemar Slank agar idolanya memiliki album religi, akhirnya bisa terwujud. Grub band yang digawangi Bimbim, Kaka, Ridho, Andee dan Ivanka mengirimkan doa untuk penggemarnya melalui Album D.O.A. yang dilaunching hari ini, Rabu (29/6/2016). Album ini berisi 16 lagu yang bercerita tentang hubungan antar-manusia dan manusia dengan sang pencipta.

Walaupun judulnya memang terkesan religi, menurut Kaka, kalau dilihat dari liriknya: "Mau lulus doa dulu, pengen kaya doa dulu," jadi memang bercerita tentang pengharapan,” ujar Kaka saat berbincang bersama Soraya Larasati, Aiko Sarwosri dan Mesty Hanyta di “Seleb On Radio” Yuhu Sore tadi, via telephone. Kaka "ditodong" trio host ini disela-sela launching album mereka di KFC kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

“Ada berapa lagu baru dalam album D.O.A ini?" Tanya Mesty penasaran. “Cuma satu lagu baru di album DOA. Sisanya lagu-lagu lama Slank yang liriknya mengajak pada kebaikan,” jawabnya. Ia menambahkan, dari album pertama, SLANK sebenarnya sudah mengarahkan lagu-lagu ke arah religi, namun dikemas dengan gaya slanker yang selengekan, jadi tak terkesan religi.

Karena penasaran dengan liriknya, Soraya Larasati meminta Kaka menyanyikan penggalan lagunya untuk pendengar Yuhu Sore di 11 kota 11 radio, secara serentak. Ketika kami mendengarnya, nadanya memang rock ala Slank yang dibawakan dengan santai. Dan setelah obrolan berakhir, Music Director Yuhu Sore, Zay Nova langsung memutarkan lagu DOA. “Wah, rasanya seperti lagu religi rasa Slanker. Tak mengubah musik Slank, tetap enak dinikmati,” ujar salah satu kru Yuhu.

D.O.A, kata Kaka, merupakan singkatan dari Doa Orang Alim. Album ini dibuat karena Slank sangat percaya kekuatan doa. Dengan doa, bisa mengubah nasib seseorang. Apalagi, peluncuran album ini bertepatan dengan bulan ramadan. Namun, lagu-lagunya tentu saja bukan hanya untuk dinikmati di bulan suci ini saja, karena yang namanya doa dan kebaikan, wajib dilakukan setiap hari.
 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!