[Advertorial] PT Sewu Segar Nusantara Raih Penghargaan Marketeer of The Year

PT Sewu Segar Nusantara berhasil meraih prestasi di bidang pemasaran yaitu Marketeer of The Year (MOTY) 2017 se-Jabodetabek untuk kategori FMCG

Jumat, 26 Mei 2017 15:49 WIB

Maraknya merek asing dan gerusan Masyarakat Ekonomi Asean, PT Sewu Segar Nusantara yang bergerak dalam bidang distribusi dan pemasaran buah lokal dengan merek Sunpride tetap dapat berprestasi. PT Sewu Segar Nusantara berhasil meraih prestasi di bidang pemasaran yaitu Marketeer of The Year (MOTY) 2017 se-Jabodetabek untuk kategori FMCG yang diberikan kepada Martin M. Widjaja selaku Managing Director PT Sewu Segar Nusantara. Penghargaan tersebut diberikan oleh MarkPlus, Inc. bekerja sama dengan majalah Marketeers sebagai bentuk pengakuan kepada tokoh lokal di bidang pemasaran yang berhasil menunjukan “Marketing Spirit” dan membawa dampak positif secara signifikan terhadap kinerja perusahaan untuk berkarya bagi masyarakat luas.

Tidak hanya menyandang gelar Marketeer Of The Year, Sunpride sebagai merek buah lokal juga berhasil masuk dalam daftar tahunan ke-4 dari 20 Rising Global Stars 2017 yang diberikan oleh Majalah Forbes. “20 Rising Global Stars 2017” merupakan daftar perusahaan yang berada di lini terdepan dalam menciptakan, memperkenalkan, dan juga memasarkan merek lokal yang mampu menjajal pasar internasional. Martin M. Widjaja berpendapat bahwa hasil yang diraih, bukanlah hasil dirinya sendiri, namun merupakan bentuk keberhasilan dari kerjasama seluruh pihak PT Sewu Segar Nusantara dan menjadi motivasi untuk dapat selalu berkarya serta membawa dampak positif bagi masyarakat.


Penghargaan yang diraih pun sejalan dengan apa yang dicita-citakan perusahaan SSN, dimana ke depannya akan berencana terus memperluas peran dalam mendistribusi buah-buahan segar yang berkualitas premium. Komitmen pun terus dipegang teguh untuk selalu membawa perubahan lebih baik di setiap tingkat perusahaan, mulai dari penerimaan buah dari kebun hingga tersalurkan kepada konsumen dengan modern market dan general trade. 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Arsul Sani: KPK Jangan Bernafsu Tangani Korupsi Swasta

  • BPBD Lebak: Gempa Hantam 9 Kecamatan
  • Jerat Hari Budiawan, Warga Tumpang Pitu Protes Putusan Hakim
  • Gunakan GBK, Persija Naikan Tiket Pertandingan Piala AFC

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.