Potensi perkembangan ekonomi digital Indonesia sangat besar. Ini bisa tergambar dari transaksi e-commerce yang terus berkembang pesat. 2016, diperkirakan jumlahnya mencapai 24,6 USD, bandingkan dengan catatan 2013 yang hanya 8 miliar USD.

Menyadari potensi ini pemerintah meluncurkan program nasional untuk mengembangkan ekonomi digital berupa roadmap e-commerce yang merupakan hasil kolaborasi delapan kementerian.

Untuk mendukung potensi ini dan mencapai target pengembangan ekonomi digital, pemerintah menyatakan dalam waktu yang sangat cepat ini ada 1000 technopreneurs dan developers.  Dengan roadmap e-commerce, pemerintah Indonesia juga menargetkan bisa menghasilkan industri perdagangan jual beli secara online dengan nilai bisnis USD 130 miliar di tahun 2020 mendatang.

Indonesia memiliki sumber untuk mencetak technopreneurs dan developers itu. Di luar negeri anak-anak muda Indonesia sudah membuktikannya dengan menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia. Di dalam negeri mereka dengan segala keterbatasan berkreasi ada di segala pelosok. Ada yang berhasil memunculkan diri, ada yang belum tersentuh dan masih menjadi mutiara terpendam.  

Sebagai bagian dari peringatan ulang tahun ke-17 KBR, akan mengumpulkan para technopreneur dan developer, anak-anak muda Indonesia di luar negeri dan segala pelosok negeri mencari inspirasi dari mereka. Mendorong lahirnya technopreneur dan developer.  

Acara akan diselenggarakan pada 2 Juni 2016 bertempat  Ruang Mawar di Balai Kartini, Jakarta Pusat, dari jam 09.00-14.00 WIB. 

Dialog akan mempertemukan para tecnopreneur Indonesia bersama diaspora Indonesiaserta  stake holder pengembangan digital ekonomi Indonesia lainnya. Mencari inspirasi untuk mencapai target Digital Ekonomi 2020. Dialog akan berlangsung antara Jakarta dengan para dispora Indonesia yang hadir langsung maupun melalui video conference.  

RSVP: Dewi (0818-748-207), Lili (0815-1005-2738) ~ terbatas untuk 100 undangan)  

Keynote speaker

"Strategi Pemerintah Mencapai Target Ekonomi Digital 2020" oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. 

Sharing Session 

Tema: Menggali Inspirasi dari Seluruh Penjuru 

Para diaspora Indonesia akan berbagi pengalaman melanglangbuana dan berbisnis di mancangera. Mereka akan memberikan masukan bagaimana ekosistem yang dibutuhkan untuk menciptakan iklim dan ekosistem pengembangan digital ekonomi dan mencetak para technopreneur. Diaspora Indonesia akan hadir melalui video conference dan berdialog dengan narasumber yang berada di Jakarta. 

Moderator: Enda Nasution (sebangsa.com)  

Narasumber:

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif *

Latif Gau, Managing Director Abyor Europe BV, Netherlands

Fajar Ramadhany, Batavia Busssines Solutions, Netherlands

Sheila Kurniadi, Global Marketing & Digital Strategist, Idea-Pod, London, UK

Dialog Road to Digital Economy 2020

Tema: “Membangun Ekosistem untuk Mengembangkan Ekonomi Digital"

Sesi ini akan mengulas berbagai aspek, mulai dari regulasi dan security untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memastikan ketersediaan infrastruktur fisik dan non fisik, sekaligus soal pendanaan bagi para start up atau UKM. 

Moderator: Karaniya Dharmasaputra (Bareksa.com) 

Narasumber: 

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika

Kristiono, Ketua Umum MASTEL (Masyarakat Telematika Indonesia) 

Shinta Dhanuwardoyo, Founder & CEO of Bubu.com, Angel Investor and Mentor to Tech Startups

Fajar A. Budiprasetyo, Co-Founder & CTO of HappyFresh

Perwakilan Bank Mandiri 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!