Wimar Witoelar saat membawakan Weker Wimar dari kamar tidurnya di kediamannya, setiap Senin-Jum'at, 06.30-07.00 WIB.

Rasanya belum ada program radio dimanapun yang bersiaran dari kamar pribadi seorang tokoh terkemuka. Tapi, program WEKER WIMAR dibawakan oleh bekas Kepala Juru Bicara Kepresidenan era Gus Dur, dan ahli komunikasi, Wimar Witoelar, LIVE dari  kamar pribadinya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Kamar tidur yang luas itu pun, disulap menjadi studio ala Weker Wimar. Ada mixer, mikropon, laptop, headset, lampu besar dan beberapa orang kru menemaninya setiap pagi. Tema yang dibahas pun beragam,  politik, budaya, sosial, lingkungan dan hukum mewarnai obrolan 30 menit ini, bersama dengan narasumber yang kompeten di bidangnya.
 
Nah, jika Anda mau menyantap informasi hangat  yang dikemas santai dan dibawakan oleh host yang smart dan berpengalaman kala memulai aktivitas,  program yang hadir setiap Senin_Jumat, pukul 06.30-07.00 WIB ini cocok  didengarkan.

Menurut Manager Weker Wimar, Ozzy Rifan, hadirnya program  ini untuk memberikan asupan gizi kala pagi, ditengah sibuknya orang  memulai aktifitas atau sedang berada dalam perjalan ke tempat tujuan. “Semenjak saya berangkat  jam 4  pagi dari rumah menuju ke kawasan Utan Kayu. Saya bingung, kok banyak banget mobil-mobil truk dan mobil pribadi yang keluar menuju Jakarta dan melintas di jalan tol,  hingga macet. Saya melihat, di situ ada potensi orang untuk mendengarkan radio di pagi hari, menemani mereka yang tengah dalam perjalanan. Selain menghibur, knowledgenya juga sampai,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengalaman dan wawasan Wimar yang luas, membuatnya tak ragu untuk memilih pria ini memegang program yang digawanginya. 

Sebagai bentuk syukur atas acara yang baru berjalan dua pekan ini, PT MLIN mengadakan syukuran Weker Wimar dan Perspektif Baru  dengan menyantap nasi tumpeng di rumah Wimar Witoelar, Kamis (7/3/2016). Keluarga Wimar beserta kru KBR dan Yuhu, ikut meramaikan tumpengan sederhana itu, diiringi dengan doa agar acara ini bisa memberi manfaat dan berjalan sesuai dengan rencana.

Presiden Diredktur PT.MLIN, Harry Bako saat memotong tumpeng untuk Wimar Witoelar.


Potongan tumpeng pertama dari Presiden Direktur Utama PT.MLIN, Harry Bako diberikan kepada Wimar Witoelar. Selanjutnya, Manager Weker Wimar, Ozzy Rifan, memberikannya kepada sang produser, Dhimas Ossisandie. Sedangkan Direktur Pemberitaan dan Program PT. MLIN  Citra  Dyah Prastuti memotong tumpeng untuk CEO Intermetrix (Perusahaan Wimar), Erna.


Manager Weker Wimar, Ozzy Rifan memberikan tumpeng kepada produser Weker Wimar, Dhimas Ossisandie 


Wimar Witoelar yang  tahun ini berusia 71 tahun, merasa terharu karena masih dipercaya bersiaran membawakan acara yang membahas tema aktual, sedangkan ia merasa sudah tak muda lagi. “Terima kasih KBR dan Yuhu masih mau mengajak saya untuk membawakan program ini,” katanya sumringah.

Nah, kalau kamu bingung dan belum tahu, tanya Weker Wimar, via twitter: @weker_wimar atau
ikut interaktif via telepone: 021-7506526. Weker Wimar disiarkan di 50 kota di Indonesia. Di Jakarta, Anda bisa mendengarkannya melalui radio DFM 103.4 FM.  atau streaming di www.yuhu.id dan tonton juga di www.zeemi.tv. Semoga obrolan Weker Wimar langsung dari kamar tidur Wimar Witoelar ini,  bisa memberi inspirasi  dan membuka wawasan baru pendengar KBR dan Yuhu.




Editor : Vivi Zabkie

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!