#16TahunKBR dan Jaringan Radio Terbesar di Indonesia

Dahulu 7, sekarang 600.

Rabu, 29 Apr 2015 00:10 WIB

16 Tahun KBR radio jaringan

16 Tahun KBR radio jaringan

Saat lahir pada masa transisi demokrasi tahun 1999, KBR memproduksi program dengan durasi 30-60 detik saja. Produk berita KBR dikirimkan melalui internet kepada anggota jaringannya yang berjumlah 7 radio saja. Selama 16 Tahun, KBR berkembang pesat. Kini KBR memproduksi sedikitnya 8 jam program berita, talkshow dan musik yang melayani lebih dari 600 radio jaringan. KBR hingga kini masih tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemegang radio dengan jumlah jaringan terbanyak di Indonesia. Saat MURI mencatat tahun 2006, radio jaringan KBR baru berjumlah 435 radio. 

KBR kini bisa di dengar kawasan Puncak Jaya, Papua, Jakarta sampai kawasan terpencil di perbatasan Kalimantan dan kawasan paling barat, Aceh.  Tak hanya di Indonesia, produk KBR juga mengudara di 200 radio negara-negara Asia lewat program Asia Calling. Produk jurnalistik KBR juga digunakan Radio Deutsche Welle, SBS Australia,  Radio Nederland dan the Voice of America. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Penembak Brimob di Timika Berjumlah 15 Orang

  • Ahli: PNPS Penodaan Agama Langgar HAM Warga Ahmadiyah
  • Jokowi Tunjuk Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus Dialog Antaragama
  • Tak Dapat Bantuan KIS, Puluhan Pemulung Geruduk Gedung DPRD Sumut