Selamat Hari Menanam Pohon!

Tanggal 10 Januari 2016 diperingati dunia sebagai Hari Sejuta Pohon. Bersamaan dengan peringatan ini, Gerakan Kebaikan Indonesia meluncurkan gerakan Pohon Rantau. Gerakan Kebaikan Indonesia (GKI) adalah sebuah geraan publik non partisan yang bertujuan mempromosikan kebaikan-kebaikan Indonesia.

Untuk mewujudkan itu, GKI bekerja sama dengan Green Initiative Foundation (GIF) yang selama ini bekerja di Sarongge untuk menanam dan proses adopsi pohon. Semua dilakukan dengan memberdayakan petani lokal. Tujuan besarnya adalah menghutankan kembali Sarongge, yang adalah bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Cianjur, Jawa Barat.

Sejumlah pejabat negara tercatat pernah menanam pohon di Sarongge, di antaranya adalah bekas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Ketua Gerakan Kebaikan Indonesia, Nusantio Setiadi menjelaskan, GKI mengajak orang-orang Indonesia di luar negeri untuk menanam dan mengadopsi pohon. Meski mereka tak tinggal di Indonesia, niat baik dan cinta mereka akan tanah air menembus batas-batas ruang secara fisik.

“Pohon-pohon yang mereka tanam dan adopsi itu tentu saja akan terus dikembangkankan dan ditambah jumlahnya, sehingga akan hadir pohon-pohon di lahan satu desa yang disediakan Komunitas Sarongge, yang menjadi ‘anak-anak’ para ‘orang tua’ dari berbagai negara,” jelas Nusantio dalam rilis GKI hari ini (10/1/2016).

GKI meyakini bahwa menanam pohon adalah suatu langkah yang positif. Menurut penelitian yang dipimpin Thomas Crowther dari Netherlands Institute of Ecology, dengan metode hasil dari kombinasi citra satelit, penghitungan di darat dan permodelan komputer, setiap tahun sekitar 15,3 miliar pohon di Indonesia ditebang. Untuk itu, Gerakan Kebaikan Indonesia memilih waktu yang bisa menarik perhatian dan mengajak lebih banyak pihak, yaitu dengan tanam perdana pada 14 Februari 2016 dengan judul #ValentineForEarth.

Tagar ini sengaja dipilih agar sebanyak mungkin pihak, bersedia terlibat menanam pohon di mana saja, bersama-sama di Hari Valentine. Siapapun bisa mengunggah komentar dan foto pada hari H tersebut dengan menggunakan #Pohon(nama organisasi, nama sekolah, nama pacar, nama binatang piaraan, dan lain-lain), dan #ValentineForEarth. Misalnya, #PohonSayangku, #ValentineForEarth; atau #PohonSekolahku, #ValentineForEarth.

Nantinya, GKI akan membuat berbagai foto dan komentar di sosial media itu dalam laman www.kabar-rantau.com “Menanam pohon di Hari Valentine, hanyalah satu cara melakukan hal baik dan konkrit untuk bumi,” seperti ditulis dalam akhir rilis media tersebut.  

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!