Pemenang Lomba Poster Kampanye Pengendalian Tembakau

Jumat, 08 Jan 2016 13:58 WIB

Juri lomba poster  Pengendalian Tembakau Pro Rakyat memutuskan membagikan hadiah kepada 6 orang finalis dan menobatkan karyanya sebagai juara. Pada rapat hari Kamis, 7 Januari 2016 juri yang terdiri dari: 

  • Dr. Irwan Julianto, MPH (Mantan redaktur Opini Kompas, Dosen)
  • Adhitya Ramadhan (Wartawan Harian Kompas)
  • Nanda Fauziyana (Komnas Pengendalian Tembakau; Smoke Free Agent)

Memutuskan juara lomba poster adalah:

  • Juara 1: Lintang Fardyani dengan karya “Asap Rokok pada Anak” mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah)
  • Juara 2: Anggi Maulida dengan karya “Monster Pencabut Nyawa” mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 2.000.000 (dua juta rupiah)
  • Juara 3: Nafisah Anas dengan karya “Jeritan Nafas Perokok Pasif” mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah)

Karya ketiga pemenang dianggap paling memenuhi kriteria penilaian yaitu:

  1. Sesuai tema dan kampanye yang ingin disampaikan
  2. Persuasif dan mendorong orang untuk mendukung upaya pengendalian tembakau
  3. Pesan yang disampaikan mudah dimengerti
  4. Menarik, unik dan kreatif
  5. Mempunyai nilai guna dan informatif

Sementara hadiah juara favorit dibagikan untuk 3 karya yaitu:

  • AdiBrata Wisnu Yudha dengan karya “"Emang Rokok Enak?"
  • Alif Sholihin dengan karya “Jagalah Matanya dari Terpaan Iklan Rokok”
  • Gusranda dengan karya “Menghindarkan Anak dari Terpaan Iklan Rokok”

Yang ditetapkan pembobotan dengan cara menghitung like + comment di media instagram serta memenuhi kriteria penilaian. Juara favorit masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah).

Panitia akan menghubungi para pemenang melalui email.

Selamat kepada para pemenang!

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

PPATK: Bank Daerah Rawan Digunakan Buat Kepentingan Pilkada

  • Cakupan Imunisasi Campak di Asmat 2017 Hanya 17 Persen
  • Faktor Geografis Jadi Kendali Besar Penanganan Wabah Campak di Asmat
  • Pengganti Sanchez Segera Merapat ke Arsenal

Lewat olahraga kita bisa menyuarakan sesuatu dan bahkan menggalang dana