Pemkot Balikpapan Ingin Kelola Persiba

Persiba membutuhkan dana Rp 25 miliar hingga Rp30 miliar.

Selasa, 20 Des 2016 09:51 WIB

Pemain Persiba. Foto: Teddy Rumengan

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan berniat mengelola klub Persiba Balikpapan agar bisa mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL). Pasalnya, untuk mengikuti kompetisi musim depan Persiba masih membutuhkan dana Rp 25 miliar hingga Rp30 miliar.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan, pemerintah daerah dilarang memberikan dana hibah kepada Persiba. Alasannya Persiba sudah menjadi perusahaan. Namun kata dia, jika pengelolaan Persiba diserahkan ke Pemerintah Kota Balikpapan bisa saja anggaran dikucurkan dari APBD.

“Sebenarnya bisa membanggakan kalau ada anggarannya. Karena gak ada anggarannya, karena yang berbeda sekarang mereka kan jadi perusahaan. Jadi pengelolaan penuh ini kan mengatasnamakan perusahaan, jadi Pemerintah Kota memberikan dana hibah juga tidak boleh, mengucurkan dana untuk Persiba juga gak boleh, kecuali diserahkan ke Pemerintah Kota. Memang ada keinginan Pemerintah Kota mengelola, apa lagi saya, ingin sekali,” kata Rahmad MAs’ud, Selasa (20/12).

Dia menambahkan, klub Persiba nantinya tidak akan kekurangan modal jika pengelolaannya di bawah pemerintah daerah. Selain itu, pihaknya bisa mengelola klub tersebut secara profesional dan menguntungkan. Ditambah lagi, kata Rahmad, Stadion Batakan yang merupakan salah satu stadion terbaik di Asia Tenggara akan rampung pembangunannya pada Juli 2017. Sehingga Persiba bisa memiliki kandang sendiri.


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.