Persib Jamin Suporter Tertib

Umuh: "Nanti kalau berangkat di bus masih ada batu atau apa, mereka tidak diberangkatkan!"

Sabtu, 17 Okt 2015 19:54 WIB

Ilustrasi: suporter Persib (Foto: www.jabarprov.go.id)

KBR, Jakarta- Klub sepak bola Persib Bandung menjamin suporternya tidak membuat kerusuhan. Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku telah memberikan pengarahan langsung kepada para Bobotoh, julukan pendukung Persib. Ia mengancam tidak akan memberangkatkan suporter yang membawa barang-barang yang dilarang.

"Saya jamin Insya Allah, dari Persib sangat santun, saya sendiri sudah memberi pengarahan-pengarahan. Sebelum berangkat ke sini pun juga tidak boleh ada yang minum-minuman keras," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, (17/10).

"Di situpun juga tidak boleh membawa flare, apalagi sajam (senjata tajam-red), kerikil pun, sekecil apa pun juga, di bis nya harus digeledah. Nanti kalau berangkat di bus masih ada batu atau apa, mereka tidak diberangkatkan!" ujarnya lagi.

Umuh Muchtar menambahkan, begitu memasuki Jakarta, para Bobotoh bakal disambut Gubernur Ahok. Massa yang diperkirakan mencapai 80 ribu orang ini kemudian akan dikawal ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Permintaan PAN Mundur Dari Kabinet Bisa Jadi Masukan Presiden

  • Dua Eksekutor Penembak Gajah di Aceh Tengah Ditangkap
  • Diduga terkait Terorisme, Kuwait Usir Duta Besar Iran
  • Marcos Rojo Terancam Absen sampai 2018

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.