Chelsea

KBR - Manajer klub Chelsea Jose Mourinho siap dipecat dari kursi pelatih setelah klub itu kembali menelan kekalahan di Liga Inggris.

Malam tadi Chelsea takluk di kandang sendiri melawan Southampton dengan skor 1-3. Ini merupakan kekalahan keempat Chelsea di Liga Inggris musim ini. Mourinho mengatakan saat ini merupakan masa-masa krusial bagi klub.

Meski begitu Mourinho menyalahkan wasit yang memimpin pertandingan semalam. Ia menyebut semestinya Chelsea mendapat hadiah penalti ketika Radamael Falcao dijatuhkan di kotak penalti di babak kedua. Menurut Mourinho, tidak adanya hadiah penalti mempengaruhi mental para pemain.

Dengan kekalahan itu, Chelsea merosot ke posisi 16 klasemen sementara. Chelsea hanya memperoleh delapan poin dari delapan pertandingan.

Sementara itu, Kapten klub Chelsea John Terry mengklaim seluruh pemain tetap mendukung Jose Mourinho untuk tetap berada di kursi manajer, meski penampilan klub itu tengah dalam grafik terburuk musim ini.

Juara bertahan Liga Inggris itu kini tengah berusaha lepas dari papan bawah klasemen sementara. Chelsea kini berasa di posisi 16 klasemen pasca kekalahan empat kali di Liga Inggris. Klub itu hanya mengumpulkan delapan poin dari delapan pertandingan.

Dalam beberapa pertandingan, manajer Jose Mourinho tidak menampilkan sosok kunci seperti John Terry dan Nemanja Matic yang tampil perkasa seperti musim lalu.

Ini menimbulkan spekulasi Mourinho tengah kehilangan kepercayaan dari para pemain. Mourinho juga dikabarkan terancam dipecat karena musim ini klub tampil buruk.

Terry mengatakan, para pemain tetap bersatu dan berjuang demi para suporter klub.

Liga Inggris pekan ini akan melewati masa jeda pertandingan internasional, dan Chelsea akan kembali bermain pada 17 Oktober bertemu Aston Villa. (Soccerway/Goal)

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!