Mourinho Disorot, Terry Membela

Manajer klub Chelsea Jose Mourinho siap dipecat dari kursi pelatih setelah klub itu kembali menelan kekalahan di Liga Inggris.

Minggu, 04 Okt 2015 16:39 WIB

Chelsea

AUDIO

KBR - Manajer klub Chelsea Jose Mourinho siap dipecat dari kursi pelatih setelah klub itu kembali menelan kekalahan di Liga Inggris.

Malam tadi Chelsea takluk di kandang sendiri melawan Southampton dengan skor 1-3. Ini merupakan kekalahan keempat Chelsea di Liga Inggris musim ini. Mourinho mengatakan saat ini merupakan masa-masa krusial bagi klub.

Meski begitu Mourinho menyalahkan wasit yang memimpin pertandingan semalam. Ia menyebut semestinya Chelsea mendapat hadiah penalti ketika Radamael Falcao dijatuhkan di kotak penalti di babak kedua. Menurut Mourinho, tidak adanya hadiah penalti mempengaruhi mental para pemain.

Dengan kekalahan itu, Chelsea merosot ke posisi 16 klasemen sementara. Chelsea hanya memperoleh delapan poin dari delapan pertandingan.

Sementara itu, Kapten klub Chelsea John Terry mengklaim seluruh pemain tetap mendukung Jose Mourinho untuk tetap berada di kursi manajer, meski penampilan klub itu tengah dalam grafik terburuk musim ini.

Juara bertahan Liga Inggris itu kini tengah berusaha lepas dari papan bawah klasemen sementara. Chelsea kini berasa di posisi 16 klasemen pasca kekalahan empat kali di Liga Inggris. Klub itu hanya mengumpulkan delapan poin dari delapan pertandingan.

Dalam beberapa pertandingan, manajer Jose Mourinho tidak menampilkan sosok kunci seperti John Terry dan Nemanja Matic yang tampil perkasa seperti musim lalu.

Ini menimbulkan spekulasi Mourinho tengah kehilangan kepercayaan dari para pemain. Mourinho juga dikabarkan terancam dipecat karena musim ini klub tampil buruk.

Terry mengatakan, para pemain tetap bersatu dan berjuang demi para suporter klub.

Liga Inggris pekan ini akan melewati masa jeda pertandingan internasional, dan Chelsea akan kembali bermain pada 17 Oktober bertemu Aston Villa. (Soccerway/Goal)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?