Cuaca Buruk, Cabor Layar PON XIX Sempat Ditunda

Pertandingan sudah dilanjutkan di hari pertama ini

Selasa, 20 Sep 2016 14:40 WIB

Cabor layar PON XIX hari pertama di pantai Balongan Indramayu Jawa Barat (Foto: Frans Mokalu/KBR)

KBR, Cirebon- Akibat cuaca ekstrim di perairan Indramayu, lomba layar hari pertama Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX molor 30 menit. Setelah cuaca kembali normal, pertandingan layar baru dimulai sekitar pukul 11.30 WIB, dari yang dijadwalkan pukul 11.00 WIB.

Menurut ketua Panitia Pertandingan, Jambak, cuaca di hari pertama di Indramayu memang cukup ekstrim. Di wilayah kota Indramayu terjadi hujan sangat deras, sedangkan di wilayah Balongan yang hanya berjarak tiga kilometer, justru cerah.

"Cuaca ekstrim itu yang rupanya mempengaruhi kecepatan angin di perairan Pantai Balongan," katanya, Selasa 20/09/2016.

Oleh karenanya, tim juri dan panitia pertandingan akhirnya sepakat menunda pertandingan.

"Dari semula dijadwalkan pukul 11.00 WIB, setelah menunggu kecepatan angin, akhirnya pertandingan bisa dimulai pukul 11.30 WIB," ujarnya.

Dia menambahkan cabang olahraga ini fleksibel tergantung cuaca.

"Penundaan di hari pertama sangat lazim terjadi karena kecepatan angin di bawah 5 knot," terangnya.

Sesuai jadwal, ada 18 atlet yang akan bertanding di enam nomor. Masing-masing nomor Open untuk kelas internasional 470, hobie 16 dan fireball. Kemudian nomor Marathon akan menurunkan kelas internasional   470, hobie 16 dan fireball.

"Para atlet akan memperebutkan 6 medali emas yang disediakan di hari pertama pertandingan," katanya.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Kuasa Hukum: Ada Gangguan di Otak Setnov

  • Beredar Surat Dari Novanto Soal Jabatannya, Fahri Hamzah: Itu Benar
  • Gunung Agung Meletus, Warga Kembali Mengungsi
  • Kasus PT IBU, Kemendag Bantah Aturan HET Beras Jadi Biang Penggerebekan