Pemain Chelsea Cesc Fabregas. (Foto: Saw Saw/Flickr/Creative Commons)

KBR - Manajer klub sepakbola Chelsea, Antonio Conte menegaskan tidak akan menjual Cesc Fabregas pada jendela transfer musim dingin Januari mendatang.

Penegasan itu untuk membantah berbagai isu yang menyebut Fabregas bakal pindah ke AC Milan.

Selama beberapa pertandingan di Liga Inggris, Fabregas belum sekalipun diturunkan sebagai starter oleh Conte. Dalam empat pertandingan pertama di Liga Inggris, Fabregas hanya bermain 26 menit saja.

Media di Italia menyebutkan AC Milan menawarkan diri untuk meminjam Fabregas pada Januari depan dan kemungkinan memboyong secara permanen pemain asal Spanyol itu.

Tapi Antonio Conte telah terpikat dengan permainan Fabregas meski menjadi pemain cadangan. Pemain berusia 29 tahun itu ikut berkontribusi pada kemenangan Chelsea 2-1 melawan Watford dan ikut mengamankan poin saat Chelsea ditahan imbang 2-2 Swansea City.

"Tidak (akan dijual). Cesc masuk dalam perencanaan saya, dia ada dalam rencana Chelsea. Kita semua tahu dia seorang pemain yang fantastis. Saya sangat senang melihat intensitasnya di setiap sesi latihan," kata Conte.

Semakin mengenal Fabregas, Conte mengakui bakal dipusingkan dengan semakin banyaknya pilihan di lini tengah. Sebelumnya, ia lebih sering menggunakan Oscar, Nemanja Matic dan pemain baru N'Golo Kante di lini tengah. Apalagi dengan kondisi Fabregas yang kian semangat.

"Jika dia terus dalam kondisi begitu bagus, maka ini jelas akan menyulitkan saya dalam memilih starter (karena pilihannya banyak). Tetapi itulah yang saya inginkan dari para pemain, membuat saya ragu untuk memilih line-up dengan banyak pilihan," lanjut Conte.

Fabregas bergabung dengan Chelsea dari Barcelona sejak 2014, dan tampil dalam 99 pertandingan. Kontraknya dengan Chelsea berakhir Juni 2019. (Evening Standard/Soccerway/ESPN)




 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!