Ilustrasi. Pemain Chelsea Willian tengah menjaga pemain Liverpool Raheem Sterling pada pertandingan Januari 2015. Sterling kini bermain di Manchester City. (Foto: CFCUnofficial/Wikimedia/Creative Commons)

KBR - Usai jeda pertandingan internasional, Liga Inggris kembali digelar untuk pekan kelima.

Jika sebagian besar klub-klub papan atas Liga Inggris menghadapi lawan ringan, akhir pekan ini menghadirkan big match antara tuan rumah Chelsea versus Liverpool.

Dua klub ini cukup tajam di lini depan. Selama empat pertandingan perdana di Liga Inggris, para pemain Chelsea maupun Liverpool sama-sama mencetak sembilan gol.

Namun, barisan belakang dua klub ini kedodoran, meski Chelsea masih sedikit lebih baik. Dalam empat pertandingan, Chelsea kebobolan empat gol, sedangkan Liverpool kebobolan tujuh gol.

Barisan pertahanan inilah yang bakal menjadi perhatian utama dua manajer, Antonio Conte dan Jurgen Klopp.

Chelsea

Setelah terpuruk di musim lalu, Chelsea mulai kembali bangkit lewat manajer bertangan dingin asal Italia, Antonio Conte. Dalam empat pertandingan perdana di Liga Primer, The Blues tampil empat kali menang dan sekali seri.

Ini menempatkan Chelsea di peringkat dua klasemen sementara, di bawah Manchester City. Meski lawan-lawannya, West Ham, Watford, Burnley dan Swansea, bukan termasuk klub papan atas. Plus satu kemenangan di ajang League Cup untuk lolos ke babak ketiga.

Meraih kemenangan atas Liverpool, pada Sabtu (17/9/2016) paling tidak bisa menjaga jarak dari pemuncak klasemen. Namun itu bukan pekerjaan ringan.

Laga kurang memuaskan dengan hasil seri 2-2 melawan Swansea City pada 11 September lalu, memberi PR tambahan bagi Antonio Conte sebelum menghadapi Liverpool.

Pertandingan kontra Liverpool bakal dihadapi Chelsea dengan kondisi pincang. Kapten John Terry absen karena cedera saat menempur Swansea.

Belum lagi penampilan barisan belakang Chelsea saat melawan Swansea juga tidak memuaskan. Bek tengah Gary Cahill dan kiper Thibaut Courtois membuat blunder saat melawan Swansea. Keunggulan dua gol saat itu sirna karena kesalahan dua pemain belakang itu.

Conte memastikan bakal memasang David Luiz untuk menggantikan Terry di posisi bek tengah. Pemain asal Brazil itu sebelumnya sudah empat tahun menjadi pemain Chelsea, sebelum kemudian pindah ke PSG dan kini kembali dibawa pulang ke Stamford Bridge.

Namun tanpa kehadiran Terry, barisan belakang Chelsea akan berbeda. Pengalaman dan kemampuan sang wakil kapten Chelsea, Branislav Ivanovic masih belum bisa menyamai Terry.

David Luiz merupakan pemain bertalenta besar, bertenaga kuat, dan cepat. Namun, selama periode pertama di Chelsea juga kerap melakukan blunder. Ia lebih cocok bermain agak ke tengah, dan ini bakal memberi celah bagi Liverpool jika tidak disiplin mematuhi instruksi Conte---seandainya Chelsea menggunakan pola 4-1-4-1 seperti yang selama ini familiar di Chelsea.

Perkiraan starter:

Courtois
Azpilicueta, David Luiz, Cahil, Ivanovic,
Kante
Hazard, Matic, Oscar, Willian
Costa

Pola: 4-1-4-1/4-3-3

Liverpool

Sementara Liverpool, meraih kemenangan lebih sedikit, dua kali menang melawan Arsenal dan Leicester City, satu kali seri melawan Tottenham Hotspurs dan sekali kalah melawan Burnley. Kini Liverpool berada di posisi enam klasemen sementara Liga Inggris.

Kondisi Liverpool yang kurang memuaskan itu tidak lepas dari banyaknya pemain cedera, sehingga harus memaksa manajer Jurgen Klopp melakukan rotasi khususnya di lini belakang.

Liverpool masih akan mengandalkan Mignolet di bawah mistar gawang. Namun, kiper baru yang didatangkan dari Mainz, Loris Karius masih belum bisa diturunkan karena masih dalam masa latihan.

Mamadou Sakho, bek tengah Liverpool belum bisa dipastikan bisa tampil kontra Chelsea. Ia diperkirakan baru bisa kembali bermain pada awal Oktober mendatang.

Beruntung ada kabar baik dari tim medis Liverpool. Dejan Lovren yang cedera mata dikabarkan siap diturunkan melawan Chelsea.

Pilihan bek tengah Liverpool juga terbatas karena rekan Lovren, Joe Gomez yang mengalami cedera sejak tahun lalu, kemungkinan baru bisa merumput pada akhir Oktober.

Kemungkinan Klopp bakal menggunakan line up yang sama dengan pekan lalu, ketika mereka menundukkan Leicester City di Anfield dengan skor 4-1, atau melakukan rotasi.

Pada saat melawan Leicester City, Klopp menugaskan Lucas Leiva, pemain tengah digeser ke belakang. Namun, saat itu ia melakukan blunder konyol, gagal mengontrol bola hingga Jamie Vardi dengan mudah bisa mencetak sebiji gol untuk Leicester. Dengan kembalinya Lovren, kemungkinan besar Lucas bakal masuk bangku cadangan.

Kunci permainan kedua tim kemungkinan bakal ditumpukan bagaimana barisan tengah untuk melapis pertahanan.

Chelsea kemungkinan bakal mengandalkan kembali N'Golo Kante, sementara Jordan Henderson kemungkinan bakal mendapat tugas itu untuk melapis pertahanan The Kop. Terutama menghadang pergerakan Eden Hazard, umpan-umpan Willian maupun Oscar.

Perkiraan starter:

Mignolet
Milner, Lovren, Matip, Clyne
Wijnaldum, Henderson, Lallana
Firmino, Sturridge/Coutinho, Mane

Pola: 4-3-3

(ESPN/Telegraph/Mirror/This Is Anfield/We Aint Got No History) 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!