Tour de Siak Riau Tunggu Asap Menipis

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Riau, Darusman mengatakan turnamen balap sepeda internasional itu terpaksa ditunda karena pekatnya kabut asap di Riau.

Selasa, 15 Sep 2015 10:24 WIB

Ilustrasi. Tour de Siak, Riau. (Foto: mediacenter.riau.go.id)

KBR, Jakarta - Pemerintah Provinsi Riau memastikan penyelenggaraan balap sepeda "Tour de Siak" (TdS) bakal tetap digelar.

Namun, penundaan masih menunggu kabut asap menipis di Riau.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Riau, Darusman mengatakan turnamen balap sepeda internasional itu terpaksa ditunda karena pekatnya kabut asap di Riau.

Saat ini, dari 10 negara peserta, tim dari enam negara sudah berada di Jakarta, termasuk dari Dubai dan Thailand. Sementara sisanya masih berada di Singapura.

"Instruksi Gubernur Riau meminta penanggulangan yang terdampak kabut asap. Mestinya (Selasa) malam ini pembukaan acara, dan besok sudah mulai digelar Tour de Isak tersebut. Tapi karena kita masih diselimuti kabut asap, ya ditunda," kata Darusman dalam perbincangan KBR Pagi, Selasa (15/9).

Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau memutuskan menunda penyelenggaraan balap sepeda "Tour de Siak" (TdS) karena pekatnya kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan.

Padahal, persiapan teknis dan non-teknis tour tersebut sudah rampung.

Turnamen balap Tour de Siak tahun ini memasuki penyelenggaraan tahun ketiga yang rencananya dibuka pada Selasa hari ini. Tour de Siak rencananya berlangsung pada 15-20 September 2015.

Rencananya, balap sepeda ini akan diikuti 11 tim dari luar neeri dan delapan tim dalam negeri.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.