Nasib Rodgers Ditentukan Aston Villa

Rodgers dipecat jika tak mampu mengalahkan Aston Villa akhir pekan ini dalam laga lanjutan liga Inggris.

Jumat, 25 Sep 2015 10:55 WIB

Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers. (Antara Foto)

KBR- Pemilik Liverpool, Fenway Sports Group disebutkan telah menggelar rapat darurat mengenai masa depan manajer klub, Brendan Rodgers. Namun belum ada hasil dalam pertemuan tersebut.

Menurut talksport seperti yang dilansir goal.com, para petinggi klub sudah membicarakan pemecatan Rodgers. Dia dipecat jika tak mampu mengalahkan Aston Villa akhir pekan ini dalam laga lanjutan liga Inggris.

Pasukan The Reds telah melewati empat pertandingan liga Inggris tanpa kemenangan. Mereka kini berada di urutan ke-13 di klasemen sementara. Dalam pertandingan terakhir, mereka menang melawan klub divisi ketiga Inggris, Carlisle United.

Namun kemenangan harus dilalui dengan susah payah lewat adu penalti. Bekas pelatih Borussia Dortmund Jurgen Klopp disebut-sebut bakal menggantikan peran Rodgers tersebut. (goal) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Buruh Tagih Janji Anies-Sandy Naikkan UMP

  • Polisi Tangkap Pembuat Uang Palsu Senilai Ratusan Juta
  • Suap BPK, Pejabat Kemendes Dalih Ditekan
  • Bawa Sabu, PN Medan Hukum Artis Malaysia 11 Tahun

Kenaikan harga rokok dengan hanya 9 persen dibanding tahun 2016 atau sekitar 30 perak per batang, dianggap tak mampu mengerem konsumsi rokok yang bertujuan melindungi kesehatan publik