Liga Primer Inggris Pecahkan Rekor Transfer Musim Panas

Bahkan, kata Alex, jendela transfer klub-klub di The Three Lions tersebut memecahkan rekor baru transfer pemain baru pada musim panas ini.

Rabu, 02 Sep 2015 12:14 WIB

KBR-Analis Keuangan Deloitte, Alex Thorpe mengungkap data yang luar biasa terkait aktivitas transfer pemain baru yang dilakukan klub-klub Liga Primer Inggris. Bahkan, kata Alex, jendela transfer klub-klub di The Three Lions tersebut memecahkan rekor baru transfer pemain baru pada musim panas ini.

Menurut, analis keuangan itu, setidaknya hampir Rp 19 triliun sudah digelontorkan klub-klub untuk mendatangkan pemain-pemain baru. Jumlah ini lebih besar 2 kali lipat dibandingkan dengan klub-klub di kompetisi sepak bola negara-negara Eropa lainnya. Bahkan, jika dibandingkan dengan Seria A Italia yang sangat sibuk aktivitas transfernya hanya menghabiskan setengah nilai transfer pemain di klub Liga Primer Inggris.

“Serie A luar biasa sibuk pada jendela transfer kali ini, namun jumlah belanja mereka masih setengahnya Liga Primer,” kata BBC.


Manchester City tercatat sebagai klub paling royal pada musim panas ini yang sudah menghabiskan uang hingga ratusan juta pounds untuk mendatangkan Kevin De Bruyne dari Wolfsburg dan Raheem Sterling dari Liverpool. Besarnya dana yang digelontorkan The Citizens juga tak lepas dari pencabutan pembatasan belanja transfer oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris setelah target Financial Fair Play terpenuhi. 

Selain City, 2 klub Liga Primer Inggris yang getol mendatangkan pemain abru yaitu Liverpool dan Manchester United. (BBC) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.