Kontrak Tak Dipenuhi, Rio Haryanto Kini Driver Cadangan

"Sayangnya kami mencapai titik di mana, atas nama kepentingan tim, kami terpaksa mencari pilihan lain untuk sisa musim ini."

Rabu, 10 Agus 2016 20:11 WIB

Rio Haryanto (Foto: Antara)

AUDIO

KBR- Tim Formula1 Manor Racing resmi mencopot posisi Rio Haryanto sebagai pembalap utama mereka. Hal ini disebabkan oleh kegagalan Rio dalam memenuhi kewajiban kontrak yang diajukan oleh tim. Pembalap asal Prancis, Esteban Ocon, akan menggantikan posisi Rio sepanjang sisa musim balap ke depan.

Seperti dilansir situs resmi Formula1, Rio diakui oleh tim Manor sebagai anggota yang memiliki nilai baik. Namun, tim Manor melihat ada kegagalan dari Rio dalam menangani masalah kontrak yang memaksa mereka mengganti posisi Rio dengan pembalap lain.

"Rio telah menjadi anggota yang bernilai bagi kami sejak Januari, saat kami menandatangani kontrak dengannya untuk musim ini. Beberapa waktu lalu, manajemen Rio mengindikasikan bahwa mereka mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban kontrak terkait Grand Prix Hungaria," ujar direktur Manor Racing Dave Ryan.

"Tim manajemen Rio telah bekerja keras untuk menyelesaikan masalah tersebut bersama pendukung dari Indonesia, dan kami juga telah mengupayakan dukungan sebisa mungkin, termasuk membawanya untuk ikut balapan di Jerman. Sayangnya kami mencapai titik di mana, atas nama kepentingan tim, kami terpaksa mencari pilihan lain untuk sisa musim ini," jelas Dave.

Kendati demikian, Tim Manor tidak secara langsung memutus hubungannya dengan pembalap kelahiran Surakarta ini. Pihak tim menawarkan posisi pembalap cadangan kepadanya. "Kami dengan senang hati akan mendukung ambisi Rio terhadap Formula One, dengan menawarkan kepadanya posisi pembalap cadangan untuk sisa waktu musim ini. Kami sangat berharap ia menerima tawaran tersebut," lanjut Dave.

Pria berusia 23 tahun ini mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang bisa menjajal kompetisi Formula One. Rio memulai karir profesionalnya di kompetisi balap besar dunia sejak tahun 2011, bermula dari seri Auto GP, seri GP3, Seri GP2 pada 2012, dan akhirnya berhasil berlabuh di kompetisi balap terbesar dunia, Formula One, pada awal tahun ini.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?