Valencia Lolos Playoff Liga Champions Eropa

Wakil Skotlandia Celtic harus mengubur impiannya ke babak selanjutnya setelah kalah 2-0 oleh klub asal Swedia, Malmo.

Rabu, 26 Agus 2015 11:56 WIB

Ilustrasi-Sepak bola/ANTARA FOTO.

KBR- Valencia berhasil masuk babak liga Champions Eropa meski kalah 1-2 dari AS Monaco. Tim asal Spanyol itu pada pertandingan pertama 3-1. Wakil Skotlandia Celtic harus mengubur impiannya ke babak selanjutnya setelah kalah 2-0 oleh klub asal Swedia, Malmo.

Sementara Maccabi Tel Aviv dari Israel lolos ke liga Champions setelah bermain seri melawan Basel. Tim itu menang karena unggul jumlah gol saat bermain di Basel dengan skor imbang 2-2. Sementara itu, Manchester United bakal mencoba memainkan Marouane Fellaini sebagai penyerang.

Manajer MU Lois van Gaal mengatakan posisinya saat ini sebagai pemain tengah, akan diisi pemain lain. Posisi anyar ini akan dilakoni pemain timnas Belgia itu saat melawan Club Brugge dalam laga kedua babak penyisihan liga Champions Eropa dini hari nanti. (Dari berbagai sumber)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.