Tim Dokter RSUP NTB Serahkan Hasil Tes Kesehatan Calon Bupati ke KPU

Penyerahan dilaksanakan di gedung RSUP NTB Minggu (2/8/2015) yang dihadiri oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTB, pihak RSUP, perwakilan KPU NTB dan pimpinan KPU kabupaten.

Minggu, 02 Agus 2015 18:52 WIB

Penyerahan hasil tes kesehatan di gedung RSUP NTB yang dihadiri oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTB, pihak RSUP, perwakilan KPU NTB dan pimpinan KPU kabupaten (2/8/2015). Foto: Zainudin Syafari KBR

KBR, Mataram- RSUP NTB menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan pasangan bakal calon bupati kepada KPU kabupaten. Penyerahan dilaksanakan di gedung RSUP NTB Minggu (2/8/2015) yang dihadiri oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTB, pihak RSUP, perwakilan KPU NTB dan pimpinan KPU kabupaten.

Wakil direktur RSUP NTB dr Agus Percoyo mengatakan, pemeriksaan kesehatan pasangan bakal calon bupati di NTB sudah digelar dari tanggal 27 – 31 Juli kemarin. Sebanyak 20 pasangan calon bupati dan wakil bupati atau 40 orang telah diperiksa kondisi kesehatannya oleh tim dokter spesialis sesuai dengan prosedur. 

Agus mengatakan informasi yang disampaikan ke KPU bukan status kesehatan bakal calon, namun rekomendasi yang berisi layak atau tidak layak terhadap orang yang mencalonkan diri menjadi kepala daerah.

“Hasil pemeriksaan ini bukan atau tidak menginformasikan staus kesehatan, tetapi layak atau tidak layak terhadap orang yang mencalonkan dirinya menjadi bupati dan wakil bupati.  Namun secara pribadi hasil pemeriksaan kami sampaikan kepada calon bersangkutan,“ kata Agus, Minggu (2/8/2015).  

Hasil pemeriksaan kesehatan ini bersifat mutlak dan mengikat, sehingga tidak bisa diganggu gugat serta tidak ada second opinion. Jika ada pihak yang ingin melakukan pemeriksaan tersendiri di luar rumah sakit, dipersilahkan. Namun sama sekali tidak mempengaruhi hasil rekomendasi tim kesehatan yang sudah ditunjuk oleh KPU.

Sementara Ketua IDI NTB dr I Komang Gerudug mengatakan, hasil pemeriksaan kesehatan bakal calon kepala daerah bersifat rahasia. Lolos atau tidaknya bakal calon menjadi calon kepala daerah menjadi ranah KPU untuk menentukan. Pada saat pemeriksaan bakal calon bupati di RSUP NTB, tim dokter yang disiapkan sebanyak 24 orang dokter spesialis. Masing-masing kandidat mendapat pemeriksaan kesehatan  rata-rata 10 jam.

Pasangan bakal calon yang diperiksa kesehatannya  di RSU NTB hanya lima kabupaten yaitu kabupaten Bima, Dompu, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Bakal calon dari Loteng sebanyak enam pasang, KLU sebanyak dua pasang, KSB sebanyak  empat pasang, Kabupaten Dompu sebanyak empat pasang dan Kabupaten Bima sebanyak empat pasang. 

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.