Presiden Restui Piala Presiden Bentukan Erick Thohir

Juru Bicara Presiden, Teten Masduki mengatakan Jokowi menginginkan agar sepakbola di Indonesia terus berjalan sehingga klub tidak tergantung dengan kompetisi yang diadakan PT Liga Indonesia.

Jumat, 07 Agus 2015 16:42 WIB

Ilustrasi sepak bola (Antara)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo mendukung Turnamen Sepakbola Piala Presiden yang diadakan oleh pemilik klub Inter Milan, Erick Thohir. Juru Bicara Presiden, Teten Masduki mengatakan Jokowi menginginkan agar sepakbola di Indonesia terus berjalan, sehingga klub tidak tergantung dengan kompetisi yang diadakan PT Liga Indonesia.

"Karena itu presiden dalam masa proses itu berharap pertandingan kompetisi bola terus berjalan agar para pemain terus berlatih. Klub tidak ada yang bubar. Masyarakat ada tontonan. Jadi presiden mendukung inisiatif dari klub ini," ujar Teten di Istana Kepresidenan (7/8/2015).

Teten mengklaim, Piala Presiden ini meurpakan inisiatif klub karena presiden menginginkan sepakbola di Indonesia terus berjalan. "Ini inisiatif dari beberapa klub karena mereka mengimbau.
Dan mengetahui presiden ingin sepak bola terus berjalan di tengah pembenahan PSSI," tutupnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.