Pokja Pastikan Piala Kemerdekaan Disiarkan Stasiun Televisi Nasional dan Daerah

Piala Kemerdekaan sendiri akan diadakan pada 15 Agustus sampai 5 September di Medan, Serang, Cilegon, Solo, Bantul, dan Madiun.

Kamis, 13 Agus 2015 14:19 WIB

Ilustrasi kompetisi sepak bola. Foto: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta - Pokja Komunikasi Piala Kemerdekaan yang juga tim transisi memastikan Piala Kemerdekaan tetap akan dibuka Sabtu pekan ini oleh Presiden Jokowi. Koordinator Pokja  Chepy Triprakoso Wartono  mengatakan sudah mulai menjajaki sejumlah stasiun televisi nasional maupun daerah, untuk menayangkan kompetisi itu. 

"Kita kan habis breefing. Tv mana yang capable untuk kompetisi kita. Kemarin ada beberapa calon. Hari ini sudah kita wawancarai adalah Net TV dan Trans TV. Satu dua hari ini diselesaikan. Kalau pembukaan pasti akan disiarkanlah. Tetapi kan dari semua pertandingan hanya 14 saja yang dinilai punya nilai jual," kata Chepy 

Piala Kemerdekaan  akan diadakan pada 15 Agustus sampai 5 September di Medan, Serang, Cilegon, Solo, Bantul, dan Madiun. Rekomendasi tersebut pun berlaku sebagai persyaratan mengajukan permohonan izin kepada Kepolisian Republik Indonesia terkait izin keramaian.

PT Cataluna sebagai operator mengaku telah berkomunikasi dengan panitia lokal di enam kota yang ditetapkan sebagai lokasi pertandingan. Demikian halnya dengan stasiun televisi yang bakal menyiarkan pertandingan tersebut. Sebab, Cataluna Sportindo, selaku promotor, masih belum menentukan hak siar turnamen. 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

BI: Inflasi Rendah Merata di Daerah-Daerah

  • DPR Sepakat Pemerintah Batasi Kepemilikan Asing di Perusahaan Asuransi Maksimal 80 Persen
  • Menlu Korut Akan Hadiri Pertemuan Regional ASEAN
  • Transfer Pemain Dunia Disebut Mourinho Mulai Mengkhawatirkan

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.