Indonesia Optimis Raih Emas di Para-Badminton Internasional 2015

Juru bicara Komite Paralimpic Nasional atau National Paralympic Comitte, Senny Marbun, optimistis tim Indonesia mendulang medali emas di kejuaraan para badminton internasional yang digelar di Solo.

Jumat, 07 Agus 2015 21:16 WIB

Kejuaraan badminton internasional untuk difabel. Foto: Yudha Satriawan KBR

KBR, Solo- Juru bicara Komite Paralimpic Nasional atau National Paralympic Comitte, Senny Marbun, optimistis tim Indonesia mendulang medali emas di kejuaraan Para-Badminton Internasional yang digelar di GOR Arena Sritex, Solo, pekan ini. Menurut Senny, kejuaraan ini juga sebagai pemanasan dan evaluasi tim Indonesia menjelang  Paragames di Singapura, akhir tahun ini maupun Para Olympic 2020 mendatang.

“Ya tim kita bertanding dengan baik, bagus, kita sudah persiapan sebelumnya. Medali emasnya kan kita sudah dapat 5. Kalau dari ketagori wheelchair atau kursi roda, tim kita masih kalah semua, ya pasti ini kita evaluasi nanti. Banyak kekurangan kemarin kita target medali emas 5, ini kita dapat 5 pas, lumayanlah.” kata Senny, Jumat (7/8/2015).

Sebagaimana diketahui, Solo menjadi tuan rumah kejuaraan badminton untuk penyandang disabilitas tingkat internasional yang diikuti 10 negara. Tim Indonesia memastikan meraih 5 medali emas. Kejuaraan badminton untuk atlet disabilitas ini diikuti 10 negara peserta antara lain Indonesia selaku tuan rumah, Malaysia, Thailand, Turki, Hong kong, Swiss, Jepang, India, Perancis, dan Polandia.

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.