Arema Juarai Sunrise of Java Cup 2015

Pada pertandingan terakhir melawan Persewangi Banyuwangi yang digelar di Stadion Diponegoro Senin Malam (3/8/2015), Singo Edan harus menelan kekalahan tipis 0-1.

Selasa, 04 Agus 2015 12:55 WIB

Pesepakbola Arema Cronus. Foto: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Banyuwangi - Arema Cronus gagal menyapu bersih seluruh pertandingan di turnamen mini Sunrise of Java Cup 2015 di Banyuwangi, Jawa Timur. Pada pertandingan terakhir melawan Persewangi Banyuwangi yang digelar di Stadion Diponegoro Senin Malam (3/8/2015), Singo Edan harus menelan kekalahan tipis 0-1. Meski begitu, tampuk juara tetap direbut oleh Arema.

Pertandingan dua tim berlangsung menarik. Sepanjang babak pertama Arema bukan tampil tanpa peluang.  Menit awal, pressing Arif Suyono, Cristian Gonzales dan Kristian Aldelmund sempat mengancam gawang Persewangi lewat aksi sprint atau tendangan bebas.

Namun, serangan yang tak menuai hasil malah berbuah pahit ketika Trubus Gunawan sukses menanduk bola ke gawang Arema di menit ke 42. Gol tersebut membuat Persewangi unggul hingga pertandingan berakhir.

Asisten Pelatih Arema Cronus Joko Susilo mengakui, Dalam pertandingan terakhir yang disaksikan ribuan penonton ini para pemainnya sedikit lepas kontrol.kata dia, Ahmad Bustomi dan kawan-kawan nampak mengikuti permainan lawan. Tapi karena suasana stadion cukup bagus anak asuhnya jadi lepas kontrol dan kena kartu merah. Hal itu kata Joko Itu akan jadi evaluasi kedepanya.

“Sebetulnya dalam sepak bola kalang menang biasa, kita kemasukan dulu juga biasa. Tapi tadi setelah kita bermain Sembilan sedikit agak panik pemain kita mengerti, tapi harusnya tidak perlu terjadi hal itu, tidak masalah. Bagi kami sudah maksimal dan Persewangi juga bermain maksimal dia bagus, punya motipasi, punya semangat itu yang membuat mereka menang,” kata Joko Susilo.

Sementara itu, Pelatih Persewangi Nasrul Hariono mengakui, motivasi anak asuhnya jauh lebih tinggi ketika harus berhadapan dengan Singo Edan. Menurutnya, seluruh pemain telah bekerja keras sepanjang pertandingan.

Strategi menempatkan Ferdinand Sinaga di sayap dianggap tepat lantaran tipe permainan mantan top scorer ISL musim lalu itu lebih berpengaruh untuk merusak pola permainan lawan. Dengan hasil itu, meskipun kalah, Arema tetap menjadi jawara dari “tarkam elit” sunrise of Java Cup. Arema berhak atas sebuah mobil yang disediakan panitia untuk pemenang.

Editor: Bambang Hari

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Stasiun Bogor Kebanjiran Wisatawan Lokal

  • Libur Lebaran, Puncak Macet 6 KM
  • Muncul ke Publik, Duterte Sebut Sepupunya Tewas di Marawi
  • Inter Lepas Penyerang Masa Depan Brasil, Gabigol

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?