Tinju: Welder Ingin Lawan Tyson Fury

Hal itu disampaikan Wilder setelah mempertahankan gelar kelas berat WBC dengan KO atas Chris Arreola pada ronde ke delapan.

Minggu, 17 Jul 2016 17:26 WIB

Tyson Fury. Foto: Antara

KBR - Petinju kelas berat Amerika Serikat (AS), Deontay Wilder ingin melawan Tyson Fury dan Anthony Joshua. Hal itu disampaikan  Wilder setelah mempertahankan gelar kelas berat WBC dengan KO atas Chris Arreola pada ronde ke delapan.

"Tentu saja aku ingin Furys, tentu saja saya ingin Joshuas, tapi pertanyaannya adalah, apakah mereka ingin aku?" kata Wilder seperti dikutip dari BBC.

Wilder memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 37 kali menang dengan 36 KO dengan mempertahankan gelar keempatnya. Ia harus  pergi ke rumah sakit untuk perawatan di tangan kanannya usai pertandingan.

Petinju Amerika ini harus menunggu hingga Juli, setelah pertarungan sebelumnya dengan Alexander Povetkin batal digelar karena sang lawan gagal menjalani tes doping pada Mei lalu. (BBC)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Yusril Fokus Gugat Presidential Threshold ke MK

  • Presiden Minta OJK Berkontribusi Pada Kelancaran Pembangunan
  • Kadis Perpustakaan: Minat dan Budaya Baca di Aceh Rendah
  • Maitimo: Persija Cuma Menang Beruntung

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.