Komentari Pogba, Jurgen Klopp: Beli Pemain Seharga 100 Juta Pound itu Pendekatan yang Sala

"Jika Anda membeli satu pemain seharga 100 juta pounds dan dia cedera, maka itu seperti asap hilang di cerobong," kata Jurgen Klopp.

Jumat, 29 Jul 2016 10:41 WIB

Paul Pogba. (antara)

Paul Pogba. (antara)

AUDIO

KBR - Manajer klub sepakbola Liverpool Jurgen Klopp ikutan berkomentar soal bursa transfer di Liga Inggris musim ini, terutama menyangkut rumor Manchester United dan pemain Juventus Paul Pogba.

Manchester United dikabarkan menawar Paul Pogba dengan nilai kontrak sebesar 112 juta poundsterling atau sekitar Rp1,9 triliun. Menurut Jurgen Klopp mengeluarkan uang hingga 100 juta poundsterling saja sudah merupakan pendekatan yang salah.

Jurgen Klopp baru saja merekrut pemain anyar ke skuad Liverpool, yaitu Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum. Namun nilai transfer dua pemain itu, 30 juta pounds untuk Mane dan 25 juta pounds untuk Wijnaldum jauh lebih kecil dibandingkan dengan dana 100 juta pounds yang disiapkan Manchester United untuk membeli Pogba.

Klopp merasa tidak tertarik melakukan hal seperti itu, karena ia khawatir dengan resiko yang harus ditanggung jika membayar mahal untuk seorang pemain.

"Jika Anda membeli satu pemain seharga 100 juta pounds dan dia cedera, maka itu seperti asap hilang di cerobong," kata Jurgen Klopp.

"Sepakbola itu permainan kolektif. Semua orang paham itu. Anda selalu ingin punya pemain terbaik, tapi membangun tim itu penting untuk bisa sukses."

"Klub-klub lain boleh jadi sedang berburu, menghabiskan uang mengumpulkan pemain-pemain top. Saya ingin melakukan dengan cara yang berbeda. Bahkan jika saya bisa membelanjakan uang itu, saya akan melakukan dengan cara yang berbeda."

Jurgen Klopp mengatakan jika ia belanja pemain itu dikarenakan ia sedang berusaha membangun tim, seperti halnya yang pernah dilakukan Barcelona.

"Anda bisa menjuarai liga, memenangi trofi. Tapi ada norma yang ingin Anda patuhi."

Bekas pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan ia memilih mencari atau membeli pemain-pemain potensial yang bisa melengkapi skuad secara keseluruhan. Ia tidak tertarik memburu pemain besar yang sedang diburu klub-klub lain.

"Jika Anda berenang di kolam renang yang sama, kolam itu terlalu kecil---kalian semua pergi memburu pemain yang sama. Padahal ada banyak pemain di luar kolam---pemain bagus yang bisa berkembang ke level berikutnya. Kita cari yang seperti itu," kata Klopp.

"(Mengenali) Pemain terbaik di musim kompetisi lalu itu memang penting dan patut kita ketahui---tetapi jauh lebih merangsang kita jika kita bisa mencari tahu siapa yang akan menjadi pemain terbaik musim depan. Jika kita tahu, dan kita bisa mendapatkannya, itu akan jadi pembelian yang hebat. Dan lebih murah tentu," lanjut Klopp.

Sumber: Soccerway/The Sun/Guardian/ESPN 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?