Griezmann: Tugas Perancis Adalah Menangi Euro 2016

Griezmann menundukkan Jerman dengan dua gol yang ia hasilkan dan menghasilkan tempat untuk Perancis di Final.

Minggu, 10 Jul 2016 14:15 WIB

Antoine Griezmann. Foto: Antara

KBR - Penyerang Timnas sepak bola Perancis, Antoine Griezmann menyebut mereka memiliki tanggung jawab untuk memenangkan Piala Euro 2016 untuk mengangkat semangat bangsa yang diserang teroris.

Griezmann menundukkan Jerman dengan dua gol yang ia hasilkan dan menghasilkan tempat untuk Perancis di Final. Penyerang Les Bleus ini telah meraih enam gol di Euro 2016 dan menjadi kandidat penghargaan sepatu emas Euro 2016.

"Adalah tugas kami untuk memenangkan pertandingan dan menghibur rakyat Perancis. Untuk menyebarkan keceriaan dan mencoba mencurahkan segalanya di kejuaraan ini. Itu yang harus kami lakukan," kata Griezmann.

Griezman melanjutkan, sebelum laga melawan Romania, di awal kejuaraan, Presiden Federasi Sepak Bola Perancis, Noel Le Graet memastikan, keamanan di sekitar stadion.

"Jadi kami selalu tenang. Fokus kami hanya memenangkan pertandingan. Saya harpa kami bisa terus melakukan itu di final," sambung Griezmann.

Manajer Timnas Perancis, Didier Deschamps mengatakan, timnas Perancis telah mencetak sejarah setelah mengalahkan Jerman. Namun, imbuh Deschamps, hal itu tidak memberikan timns Perancis kekuatan tambahan. 

"Portugal sangat percaya pada permainan mereka. Kami juga. Kami tidak memiliki kekuatan untuk meyelesaikan segala masalah rakyat Perancis, tapi kami bisa menghasilkan keceriaan," ucap Deschamps.  (theguardian.com) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.