Pangeran Ali Serang Platini

Menurut Pangeran Ali, Platini tidak baik untuk sepak bola dan penggemar sepak bola serta para pemain.

Kamis, 30 Jul 2015 10:16 WIB

FIFA. Foto: Antara

KBR - Keputusan Michel Platini yang mencalonkan diri dalam bursa calon Presiden federasi sepak dunia, FIFA menuai kritik dari pesaingnya. Pangeran Ali bin al Hussein menilai Platini bukan orang pas untuk memimpin induk sepakbola di dunia tersebut.

Platini--yang juga menjadi Presiden untuk federasi sepak bola Eropa, UEFA, telah resmi mengajukan diri sebagai Presiden FIFA untuk menggantikan Sepp Blatter. Pria asal Prancis tersebut telah menyampaikan sikapnya kepada 209 anggota UEFA.

Sejauh ini, Platini memang menjadi kandidat kuat sebagai orang nomor satu di FIFA dan diklaim mendapat dukungan dari empat konfederasi. Namun, Ali bin Al Hussein yang juga mencalonkan diri, tak setuju dengan adanya Platini.

"Platini tidak bagus untuk FIFA. Suporter sepak bola dan pemain pantas mendapatkan pemimpin yang lebih baik. FIFA telah diwarnai skandal. Kami harus berhenti melakukan hal-hal seperti biasa," kata, Ali sebagaimana dilansir Guardian.

Kongres luar biasa FIFA dijadwalkan bakal bergulir pada 26 Februari 2016 mendatang. Platini menjadi kandidat paling favorit untuk memenangi pemilihan tahun depan. Kesuksesannya memimpin UEFA bisa menjadi kunci untuk memuluskan langkahnya menjadi suksesor Blatter, yang mundur hanya empat hari setelah mengalahkan Pangeran Ali dalam pemilihan pada 30 Mei. (The Guardian)

Editor: Bambang Hari

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.