El Shaarawy Mengaku Sedih Pergi Dari Milan

El Shaarawy resmi menjadi pemain Monaco setelah melewati tes medis di Monte Carlo.

Selasa, 14 Jul 2015 10:23 WIB

Pemain AC Milan Stephan El Shaarawy. Foto: Antara

KBR - Penyerang asal Italia, Stephan El Shaarawy mengaku sedih meninggalkan AC Milan untuk bergabung dengan Klub Prancis, AS Monaco. Namun menurut pemain berjuluk Firaun Kecil ini, dirinya harus memanfaatkan momentum untuk memiliki pengalaman baru di klub barunya.

Dia juga berharap, kepindahannya ke Monaco bakal menjadi titik balik karirnya sebagai pesepakbola. El Shaarawy resmi menjadi pemain Monaco setelah melewati tes medis di Monte Carlo.

Disebutkan, Monaco membayar Rp 43 miliar untuk meminjam El Shaarawy selama satu musim penuh, dengan opsi mempernanenkannya di akhir musim dengan membayar 219 miliar rupiah. El Shaarawy bergabung dengan Milan dari masa pinjamannya di klub Serie B, Padova, Juni 2011.

Selama empat musim memperkuat I Rossoneri, ia gagal memberikan kontribusi maksimal lantaran kerap diganggu cedera. Total, pemain internasional Italia ini memainkan 82 caps dan mencetak 21 gol untuk Milan. (Football Italia)

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau