Pelatih tim sepakbola nasional AS, Jurgen Klinsmann. (Foto: IIJ Events/Wikimedia/CC-BY-SA 2.0)

KBR - Tim sepakbola nasional Amerika Serikat baru saja 'dipermalukan' Argentina dalam turnamen Copa America Centenario 2016. Anak asuh pelatih Jurgen Klinsmann itu kebobolan empat gol tanpa balas dari Lionel Messi dan kawan-kawan, di babak semifinal Copa America.

Namun, pelatih timnas AS Jurgen Klinsmann mengatakan menyatakan timnya tidak perlu malu meski kalah telak dari Argentina.

Pada pertandingan hari ini, timnas Amerika tidak berkutik menghadapi Messi dkk, dan kalah 4-0 dalam pertandingan yang digelar di Houston. Hasil ini membuat Argentina lolos ke babak final Copa America.

Pada pertandingan tersebut, pemain senior Ezequiel Lavezzi langsung membuka keran gol Argentina. Memanfaatkan umpan dari Lionel Messi, Lavezzi yang kini memperkuat tim Hebei China Fortune langsung menjebol gawang Amerika di menit ke-3.

Argentina menambah gol di babak kedua melalui tendangan bebas Messi yang menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak Argentina sepanjang massa saat ini. Gonzalo Higuain ikut berpesta gol dengan dua gol, hasil umpan Lavezzi dan Messi.

Pertandingan itu menunjukkan kualitas timnas AS yang kalah kelas dibandingkan Argentina. Dan pelatih Jurgen Klinsmann tidak mau komplain.

"Malam ini kita lihat mengapa mereka [Argentina] bisa menjadi nomor satu di dunia [peringkat FIFA]," kata Klinsmann usai pertandingan.

"Anda harus memberi mereka pujian. Kepada Messi, Higuain dan Mascherano. Mereka pemain berkelas. Saya bilang ke anak-anak [timnas AS] usai pertandingan, kalian tidak perlu malu. Kita harus terus maju dan belajar," lanjut Klinsmann.

"Kita bersyukur bisa ikut dalam Copa America ini dan menjadi bagian darinya, bahkan bisa sampai ke semifinal. Selalu ada satu langkah mundur, dan dua langkah maju. Itu proses. Saya bilang ke anak-anak, untuk tetap menegakkan kepala dan merasakan betapapun pahitnya ini. Argentina itu tim yang spesial," kata Klinsmann.

Semifinal lain akan mempertemukan Chile melawan Kolombia, pada Kamis besok. Pemenangnya akan bertemu Argentina di babak final.

Namun perjalanan timnas Amerika Serikat belum berakhir. Mereka akan menunggu hasil pertandingan semifinal lain antara Chile melawan Kolombia, untuk memperebutkan posisi ketiga terbaik.

Sayangnya, Lavezzi kemungkinan absen dalam pertandingan memperebutkan juara tiga. Lavezzi mengalami cedera pada sikunya. Ia terpaksa digantikan di babak kedua, setelah jatuh dalam posisi yang salah dan menubruk papan iklan di pinggir lapangan.

Saat itu ia lari kencang mengejar bola untuk mendapatkan bola sundulan, namun posisinya terlalu dekat dengan papan iklan besar di pinggir lapangan. Lavezzi menabrak papan iklan dan jatuh dengan leher lebih dulu.

Tim medis memastikan Lavezzi mengalami cedera pada sikunya dan harus dioperasi.
 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!