Di Maria Segera Ke Muenchen

Pemain Sayap yang bermain di Manchester United, Angel Di Maria dilaporkan segera meninggalkan Old Trafford musim depan.

Jumat, 26 Jun 2015 13:27 WIB

Logo Manchester United

KBR - Pemain Sayap yang bermain di Manchester United, Angel Di Maria dilaporkan segera meninggalkan Old Trafford musim depan. Bayern Muenchen sudah mengajukan tawaran senilai 524 miliar rupiah, ditambah Sebastian Schweinsteiger.

Pelatih Pep Guardiola memang sedang mencari pelapis dari kedua pemain sayapnya. Dua sayap andalan klub berjuluk FC Hollywood itu, Arjen Robben dan Franck Ribbery rentan dilanda cidera.

Sejak cideranya kedua pemain ini, permainan Bayern juga tampak menurun drastis dengan sejumlah kekalahan di akhir musim. Diantaranya adalah kekalahan dari Borrusia Dortmund di semifinal Piala Liga Jerman dan kekalahan dari Barcelona di semifinal Liga Champion.

Di Maria memang sedang dalam kondisi tak bahagia di Old Trafford. Meskipun sempat tampil impresif di awal kedatangannya tahun lalu, pemain internasional Argentina ini kerap menjadi penghangat bangku cadangan di skuad besutan Louis Van Gall. (Goal.com)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.