PT Pertamina Pertimbangkan Persiba Balikpapan Kembali ke Stadion Parikesit

Para suporter kini dilanda kekhawatiran, karena tim kesayangnya berada diperingkat buncit klasemen sementara Liga 1 2017. Selama bermain di luar Balikpapan, Persiba tiga kali menelan kekalahan.

Jumat, 05 Mei 2017 23:41 WIB

Para pemain klub Persiba Balikpapan ketika berlatih di Stadion Parikesit Balikpapan. (Foto: Teddy Rumengan/KBR)


KBR, Balikpapan – PT Pertamina mempertimbangkan untuk membolehkan klub sepakbola Persiba Balikpapan, Kalimantan Timur kembali menggunakan Stadion Parikesit sebagai stadion kandang pada kompetisi Liga 1 Gojek-Traveloka 2017.

Klub Persiba Balikpapan terpaksa melakoni kompetisi Liga 1 dengan mengungsi ke Pulau Jawa dan menyewa Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur sebagai homebase. Hal ini memantik protes dari suporter klub yang tidak bisa mendampingi Persiba dalam setiap pertandingan.

Juru bicara PT Pertamina Kalimantan Alicia Irzanova mengatakan keinginan suporter Persiba itu sudah disampaikan ke manajemen PT Pertamina pusat. Alicia mengatakan sat ini Pertamina Pusat sedang membahas dan mempertimbangkan desakan suporter Persiba.

"Pertamina kan selama ini selalu mendukung baik olahraga secara umum, apalagi sepakbola dan apalagi di Kalimantan," kata Alicia Irzanova, di Balikpapan, Jumat (5/5/2017).

Alicia mengatakan keputusan boleh tidaknya Persiba kembali menggunakan Stadion Parikesit bergantung pada suara dari PT Pertamina Pusat.

PT Pertamina sebelumnya mendapat protes dan desakan dari suporter Persiba, karena klub itu 'diusir' dari Stadion Parikesit yang merupakan lahan milik Pertamina. Perusahaan BUMN itu sebelumnya berencana membongkar stadion itu dan mengubah lahannya menjadi bengkel dan gudang, sebagai imbas dari perluasan kilang minyak Pertamina.

Keputusan Pertamina itu membuat klub Persiba mengontrak lapangan di luar Balikpapan, karena pembangunan stadion Batakan sebagai markas Persiba belum rampung dikerjakan.

Alicia mengatakan hingga kini Pertamina belum melakukan aktivitas apapun termasuk pembongkaran stadion Parikesit, sehingga kesempatan Persiba kembali menggunakan stadion tersebut masih terbuka. Apalagi Pertamina juga telah menerima jadwal pertandingan yang akan dilakoni Persiba dikandang.  

Sebelumnya suporter Persiba mencam akan turun ke jalan, jika Pertamina tidak memberikan kesempatan kepada Persiba untuk menggunakan stadion Parikesit hingga stadion Batakan selesai dibangun. Desakan supporter itu bahkan disampaikan ke DPRD Kota Balikpapan.

Para suporter kini dilanda kekhawatiran, karena tim kesayangnya berada diperingkat buncit klasemen sementara Liga 1 2017. Selama bermain di luar Balikpapan, Persiba tiga kali menelan kekalahan dan tidak meraih poin satu pun.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Disebut Dukung HTI, Menpora Segera Panggil Adhyaksa

  • Diprotes Imvestor, Presiden Sentil 2 Menteri
  • KPPU: 5 Perusaah Atur Tata Niaga Beras di Sejumlah Provinsi
  • Indonesia Gandeng Azerbaijan Buat Pusat Pelayanan Terpadu

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.