Copa America Gunakan Teknologi Garis Gawang 'Hawk-Eye'

Panitia Copa Amerika harus menggunakan 140 kamera yang terpasang di 10 stadion.

Kamis, 26 Mei 2016 15:55 WIB

Ilustrasi teknologi garis gawang. (Foto: Maxxl2/Creative Commons/Wikimedia/CC-BY-SA 3.0)

KBR - Penyelenggara turnamen sepakbola Copa America memastikan akan menggunakan teknologi garis gawang (goal line technology) pada pesta sepakbola Juni mendatang.


Panitia penyelenggara telah memilih perusahaan Hawk-Eye sebagai penyedia sistem pengawas garis gawang. Hawk-Eye sebelumnya juga dilibatkan dalam penggunaan teknologi kamera pengawas di olahraga seperti tenis, badminton, kriket dan lain-lain.


Copa America 2016 akan dimulai pada Sabtu, 4 Juni mendatang di Amerika Serikat dan merupakan penyelenggaraan ke-100 kali.


Copa America 2016 diikuti 16 negara, termasuk lima negara top di dunia sepakbola, seperti Argentina (peringkat 1 FIFA), Chile (peringkat 3 FIFA), Kolombia (peringkat 4 FIFA), Brazil (peringkat 7 FFIA), dan Uruguay (peringkat 9 FIFA).


Karena turnamen ini cukup bergengsi dan diikuti para pemain dunia, panitia penyelenggara juga tidak mau kalah dalam penggunaan teknologi garis gawang.


Sistem teknologi garis gawang Hawk-Eye sebelumnya juga digunakan oleh Asosiasi Sepakbola Eropa UEFA, Liga Inggris, Bundesliga dan Serie A. UEFA telah menggunakan teknologi garis gawang pada babak final Liga Eropa pada 19 Mei 2016 lalu.


Teknologi ini menggunakan tujuh buah kamera di setiap gawang, atau 14 kamera dalam satu lapangan. Panitia Copa Amerika tentu saja harus menggunakan 140 kamera yang terpasang di 10 stadion tempat pertandingan.


Kamera ini terkoneksi dengan sinyal gambar dan getar yang terpasang pada jam tangan wasit maupun ofisial. Jam tangan akan menunjukkan keterangan gol, jika bola sempat melewati garis gawang meski hanya selama satu detik.


Copa Amerika akan diawali pertandingan pembuka antara Amerika Serikat (peringkat 29 FIFA) melawan Kolombia (peringkat 4 FIFA) pada Jumat 3 Juni waktu Amerika, atau Sabtu 4 Juni waktu Indonesia.


Pertandingan besar akan tersaji pada Selasa, 7 Juni dimana Argentina (peringkat 1 FIFA) melawan Chile (peringkat 3 FIFA). (AFP/Google/ESPN)

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Arus Balik di Terminal Bus Tegal Mulai Ramai

  • Jalur Puncak Arah Jakarta Mulai Dipadati Pemudik
  • Tiga Aktivis Buruh di Cina Dibebaskan dengan Jaminan
  • Pencipta Karakter Paddington Meninggal

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?