Tim Transisi Minta Presiden Evaluasi Larangan Penggunaan APBD untuk Sepak Bola

Alasannya APBD dibutuhkan untuk pengadaan sarana dan prasarana sepak bola.

Senin, 25 Mei 2015 20:28 WIB

Pengumuman Tim Transisi Kemenpora. Foto: Antara

KBR, Malang - Anggota tim transisi, Eddy Rumpoko meminta agar Presiden mengevaluasi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang melarang penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, APBD. Alasannya APBD dibutuhkan untuk pengadaan sarana dan prasarana sepak bola di daerah dan peningkatan pembinaan sepak bola usia dini. 

"Pelaksana kita ambil dari luar. Contohnya dari eropa, wasitnya dari eropa boleh, khusus perserikatan. Dan dialokasikan dalam APBD dan diatur APBD-PAD sekian, dialokasikan sekian persen. Seperti anggaran untuk pendidikan itu,"  kata Eddy, Senin (25/5/2015).

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi lima tahun lalu mengeluarkan surat edaran yang melarang dana APBD secara langsung ke klub sepak bola. Lantaran saat itu, klub sepak bola banyak mengandalkan dana dari APBD.

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

OTT di PN Jaksel, KPK Tetapkan Dua Orang Tersangka

  • DPR Akan Panggil Panglima TNI Terkait Pembelian Helikopter AW 101
  • Polres Jombang Temukan Modus Penjualan Narkoba Secara Kredit
  • Presiden AS Pilih Pertahankan Pasukan dari Afghanistan

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta