Resmi! Kemenpora Bentuk Tim Transisi

Sejumlah anggotanya antara lain Walikota Bandung Ridwan Kamil, bekas Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution serta bekas staf khusus presiden era SBY, Velix W Wanggai

Jumat, 08 Mei 2015 21:26 WIB

Menpora Imam Nahrawi menunjukkan Buku Cetak Biru dan Peta Jalan tentang Persepakbolaan di Indonesia usai mengumumkan nama-nama yang tergabung dalam tim transisi PSSI di Gedung Kemenpora, Jakarta, Juma

KBR, Jakarta- Kementerian Pemuda dan Olahraga mengumumkan 17 nama anggota tim transisi untuk memperbaiki dunia sepakbola di Indonesia. Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi, 17 nama itu berdasarkan pilihan dari tim 9 yang dibentuk sebelumnya untuk menyeleksi nama nama anggota. Kata Imam, nantinya tim transisi ini akan menjalankan cetak biru perbaikan dunia sepakbola.

"Membutuhkan waktu bagi saya untuk meneliti satu persatu nama-nama yang membantu tim transisi ini. Sama seperti saya membentuk tim 9 maka tim transisi dalam waktu dekat paling tidak minggu depan untuk bertemu secara khusus dan membaca cetak biru. Dan kami meminta nama-nama ini untuk bersepakat siapa ketua, sekretaris," jelas Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi, Jumat (8/5).

Menteri pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi menambahkan, tim transisi bentukan pemerintah ini juga akan memberikan solusi soal nasib liga di seluruh divisi. Kata Imam, tim ini akan terus bekerja menggantikan PSSI yang dibekukan.

Berikut daftar lengkap anggota Tim Transisi:


1. FX Hadi Rudyatmo
2. Lodewijk F Paulus
3. Ridwan Kamil
4. Eddy Rumpoko
5. Ricky Yacobi
6. Bibit Samad Riyanto
7. Darmin Nasution
8. Cheppy T wartono
9. Tommy Kurniawan
10. Iwan Lukminto
11. Francis Wanandi
12. Saut H Sirait
13. Andrew Darwis
14. Farid Husaini
15. Zuhairi Misrawi
16. Diaz Faizal Malik Hendropriyono
17. Velix W Wanggai

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Menko Wiranto Bakal Tangkap Tentara OPM

  • Kapolri, Evakuasi Di Papua Ajang Bersih-Bersi Pendulang Liar
  • Nazaruddin Sebut Setnov Terima Duit e-KTP
  • Puluhan Calon PPS di Rembang Terindikasi Anggota Parpol