Protes Penghentian Liga, The Jakmania Datangi Jokowi

Presiden Jokowi harus turun tangan membenahi kisruh yang mendera persepakbolaan nasional yang berujung pada dihentikannya liga.

Senin, 04 Mei 2015 09:22 WIB

Carfreeday Demo PSSI

Sejumlah warga membentang poster bertuliskan RIP (Rest In Peace) PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) di Jalan Slamet Riyadi saat Car Free Day Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/5). ANTARA FOTO

KBR, Jakarta - Kelompok pendukung klub Persija Jakarta, The Jakmania akan menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo, besok. Ketua Umum The Jakmania, Richard Ahmad mengatakan, sekitar lima ribu orang akan berjalan dari Monas ke Istana Kepresidenan. Kata dia, Presiden Jokowi harus turun tangan membenahi kisruh yang mendera persepakbolaan nasional yang berujung pada dihentikannya liga.

"Dulu pak Wapres pernah mencoba ikut andil dalam pembenahan ini tapi tidak dianggap oleh kedua belah pihak. Makanya kami minta Presiden saja selaku pemegang kekuasaan tertinggi," kata Richard Ahmad kepada KBR, Senin (4/5/2015).

Ketua Umum The Jakmania, Richard Ahmad menambahkan, dihentikannya Liga Indonesia merugikan banyak pihak baik suporter maupun klub. Kata dia, satu pertandingan dalam Liga Indonesia dapat memutarkan uang sekitar Rp2 miliar.

Sebelumnya, PSSI resmi menghentikan kompetisi Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama dan Liga Nusantara 2015. Keputusan itu diambil melalui rapat Komisi Eksekutif (Exco) PSSI, Sabtu pekan lalu. PSSI beralasan situasi force majeur atau diluar kemampuan, sehingga kompetisi tidak bisa dilanjutkan. Seperti diketahui, Kemenpora membekukkan dan tidak mengakui aktifitas yang dilakukan Induk Olahraga Sepakbola itu.
 


Editor: Quinawaty Pasaribu 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Menristek Minta Dosen Mundur Karen HTI, Pengamat: Itu Ngawur

  • Jokowi : Pengadaan Alutsista Harus Lewat G to G
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Anti Terorisme
  • Terus Lakukan Intimidasi Penggusuran, Warga Dobrak Gerbang PT KA Bandung

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.