Pengamat: Buat Turnamen Agar Klub Tak Bubar

Tim transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta pemerintah daerah dapat membuat turnamen sepakbola untuk menolong klub-klub dari ancaman bubar karena tak ada kegiatan.

Rabu, 13 Mei 2015 17:42 WIB

ISL 2015/ Foto: Antara

Liga Super Indonesia

KBR, Jakarta- Tim transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta pemerintah daerah dapat membuat turnamen sepakbola untuk menolong klub-klub dari ancaman bubar karena tak ada kegiatan. Pengamat Sepakbola Budiarto Shambazy mengatakan turnamen itu bisa berdasarkan undangan per wilayah. Ia yakin pasti ada sponsor yang bakal mendukung melihat kecintaan masyarakat Indonesia pada sepakbola.

“Pemain itu kan harus menjaga kesegaran tubuh, ketrampilan individu. Jadi itu hanya diasah lewat pertandingan. Latihan saja tidak cukup," kata Pengamat Sepakbola Budiarto Shambazy kepada KBR, Rabu (13/5).

Beberapa waktu lalu Indonesia Super League (ISL) atau QNB League musim 2015 dibubarkan oleh PSSI. Imbasnya, beberapa klub berencana bubar. Salah satunya adalah manajemen Persegres Gresik United. Bahkan Persis Solo resmi bubar setelah dipastikan tidak ada kompetisi Divisi Utama musim ini. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.