Tour de Banyuwangi Ijen 2015

Tour de Banyuwangi Ijen 2015. (Foto: Hermawan)

KBR, Banyuwangi - Pebalap sepeda kejuaraan Internasional Tour de Banyuwangi Ijen tahun ini tiba pada puncak etape tiga yang dimulai dari Kecamatan Muncar dan berakhir di Kawasan Paltuding Gunung Ijen. Pada etape yang dijuluki "etape neraka" itu, rute menuju gunung berapi aktif tersebut dibuat lebih pendek dari tahun lalu.

Chairman Internasional Tour de Banyuwangi Ijen, Guntur Priambodo beralasan, rute pendek ini akan membuat tenaga pebalap terkuras habis. Mereka akan melahap tanjakan penentu kemenangan di ketinggian 2000 meter lebih di atas permukaan laut, salah satu tanjakan yang disebut terekstrem di Asia.

“Jadi sejak start pertama untuk tanjakan Ijen ini pasti akan hajar-hajaran karena Cuma 123 kilo. Disitu juga nanti akan terjadi kalau tahun lalu karena jaraknya panjang ini pasti clember nanti yang pasti menang ditanjakan Ijen. kalau ini masih ada kompetisinya, karena 1,2,3 kilo ini mas Samai ini sprinter nasional ini nanti pasti juga mampu. Jadi pertarungan naik ke Ijenya lebih banyak, kalau tahun lalu tinggal 49,” kata Guntur Priambodo.

Balapan tahun ini diikuti 100 pembalap dari 25 negara. Di antaranya Prancis, Belanda, Kolombia, Kanada, Amerika Serikat, Singapura dan Thailand. Untuk kategori juara umum, juara bertahan Peter Pouly menjadi unggulan utama. Pebalap Prancis yang tergabung dalam tim balap sepeda dari Thailand itu tahun lalu menaklukkan tanjakan Ijen untuk meraih gelar pertamanya. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!