Meski Menang Putusan Sela, PSSI Tak Boleh Gelar Liga

Tim Transisi minta PSSI tidak melanjutkan kompetisi meski menang dalam sidang putusan sela di PTUN kemarin.

Selasa, 26 Mei 2015 08:31 WIB

Demo aksi RIP PSSI

KBR, Jakarta - Tim Transisi minta PSSI tidak melanjutkan kompetisi meski menang dalam sidang putusan sela di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kemarin. Anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi mengatakan, selama proses sidang berlangsung, baik timnya maupun PSSI dilarang melakukan kegiatan terkait sepak bola.

"Selama sidang masih berlangsung sampai 8 Juni nanti, baik PSSI maupun tim transisi tidak boleh melakukan aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola. Jadi sebenarnya hasil putusan sela itu menyuruh kami berdua diam, bukan jadi celah untuk PSSI menggelar liga," kata Zuhairi Misrawi, Selasa (26/5/2015).

Kemarin, PTUN Jakarta mengabulkan gugatan PSSI terhadap SK Menpora mengenai pembekuan. Selain terkait pembekuan PSSI, SK tersebut juga terkait landasan pembentukan Tim Transisi yang bertugas menjalankan kompetisi, mengelola timnas Indonesia, dan membentuk kepengurusan baru PSSI.

Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan mengatakan, dengan putusan itu maka PSSI akan kembali menggelar Liga Indonesia.


Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.