Jokowi Setujui Pembekuan PSSI

Ini disampaikan, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Rabu, 06 Mei 2015 17:16 WIB

Menpora Imam Nachrowi memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakart

Menpora Imam Nachrowi memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/5). Pemanggilan terkait pembekuan PSSI. Foto: Antara

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyetujui pembekuan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi setelah bertemu dengan presiden, sore tadi. Dia mengatakan presiden juga berpesan agar memperbaiki tata kelola sepakbola di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut juga, Imam Nachrawi juga menyampaikan rencananya untuk membuat tim transisi dan meneruskan kompetisi Liga Super Indonesia (ISL).

"Presiden minta pada saya untuk terus melakukan perubahan terkait tata kelola soal sepak bola ini dan tidak boleh berhenti. Tentu dengan step yang jelas dengan blue print yang jelas karena presiden sangat concern terhadap perubahan tata kelola sepak bola," ujar Imam Nachrawi di Istana Negara, Rabu (6/5/2015). 

Sebelumnya, Pada 17 April lalu, Kemenpora mengeluarkan surat pembekuan terhadap PSSI. Dalam surat itu Kemenpora memberikan sanksi administratif yaitu tidak mengakui seluruh kegiatan PSSI. Pembekuan itu berimbas pada pelaksanaan Liga Super Indonesia QNB League. 

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.