JK Tegaskan Kembali SK Pembekuan PSSI Tidak Berlaku

Menpora Imam Nachrawi yang belum mau mencabut SK pembekuan tersebut.

Kamis, 28 Mei 2015 13:56 WIB

Kemenpora. Foto: Antara

KBR, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan kalau Surat Keputusan Pembekuan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah tidak berlaku lantaran keluarnya putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

Ini menyusul sikap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrawi yang belum mau mencabut SK pembekuan tersebut. Menurut JK, keputusan PTUN merupakan keputusan tertinggi. Meski demikian, dia masih akan berdiskusi kembali dengan Menpora dan PSSI. 

"Yah otomatis tercabut sendiri dengan keputusan PTUN hanya tidak diberlakukan. Tidak berlaku secara hukum. Dicabut atau tidak dicabut sama saja sebenarnya. Karena secara hukum, hukum yang tertinggi bukan SK yang tertinggi. Secara hukum tidak berlaku dan ditangguhkan," ujar JK di Istana Wakil Presiden hari ini (28/5/2015).

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrawi belum mencabut SK pembekuan PSSI. Menurut dia, pencabutan tersebut masih menjadi opsi yang akan dilakukannya setelah bertemu dengan Jusuf Kalla dan PSSI pada Senin lalu. 

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.