Persiba. Foto: Antara

Persiba. Foto: Antara

KBR, Balikpapan – Persiba Balikpapan akan melakukan rapat internal menanggapi keputusan PSSI yang menghentikan kompetisi Indonesia Super League (ISL) Divisi Utama dan Liga Nusantara 2015. Sekretaris Persiva Balikpapan, Irvan Taufik  mengatakan rapat internal akan membahas kontrak para pemain dan pelatih. Rata-rata kontrak maupun gaji pemain dan pelatih berkisar Rp150 juta hingga Rp750 juta untuk satu musim kompetisi.

“Yang jelas kita akan rapatkan segera. Pasti kita rugi karena bayar gaji. kalau ini dikatakan PSSI bahwa ini force majeure ya berarti selesai kompetisi, tidak ada lagi namanya kontrak pemain dan pelatih, gugur dengan sendirinya. Yang pasti bahwa kompetisi ini berhenti. Saat ini gaji masih berjalan,” kata Irvan Taufik, Minggu (3/5/2015).

Irvan menambahkan, klub sudah mengalami kerugian karena sudah membayar gaji pemain dan pelatih tiga bulan terakhir. Musim ini Persiba mengontrak 28 pemain, 25 pemain lokal, tiga pemain asing, satu pelatih dan tiga asisten. Managemen Persiba menyebut untuk musim ini, pihaknya sudah menyiapkan dana hingga Rp18 miliar untuk satu kompetisi.

Sebelumnya, PSSI resmi menghentikan kompetisi Indonesia Super League (ISL) Divisi Utama dan Liga Nusantara 2015. Keputusan itu diambil melalui rapat Komisi Eksekutif (Exco) PSSI, kemarin. PSSI beralasan situasi force majeur atau diluar kemampuan, sehingga kompetisi tidak bisa dilanjutkan. Seperti diketahui, Kemenpora membekukan dan tidak mengakui aktifitas yang dilakukan induk olahraga sepakbola itu. 

Editor: Malika 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!