Hindari Sanksi, Kemenpora Kirim Tim Temui Presiden FIFA

KBR, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menemui FIFA pada pertengahan Mei ini ke Lausanne, Swiss.

Rabu, 06 Mei 2015 16:46 WIB

Juru bicara Kemenpora Gatot Dewobroto. Foto: Antara

Juru bicara Kemenpora Gatot Dewobroto. Foto: Antara

KBR, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menemui FIFA pada pertengahan Mei ini ke Lausanne, Swiss. Juru bicara Kemenpora Gatot Dewobroto mengatakan, Menpora akan menunjuk tim untuk bertemu dengan Presiden FIFA Sepp Blater guna menjelaskan permasalahan persepakbolaan Indonesia. Kata dia, diharapkan dengan dialog ini, FIFA tidak akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia. 

"Di minggu depan, atau paling lambat 10 hari lagi, Pak Menteri sudah confirm untuk mengirimkan tim ke sana, bukan pak menteri datang sendiri, mungkin pejabat yang lain, dan intinya kami akan menjelaskan Pak Blater tentang masalah yang ada di Indonesia, harapannya, jangan sampai kami dapat sanksi. Tapi if, kalau sanksi ini kemudian jatuh, itu bukan berarti lobi kami gagal, pendekatan kami gagal. Tapi memang ada standing point yang berbeda untuk itu" kata Gatot Dewobroto di Kantor Kemenpora, (6/5/2015).

Juru bicara Kemenpora Gatot Dewobroto menambahkan, terkait tim transisi, pihaknya masih menggodok nama-nama yang kompeten untuk masuk di dalamnya. Sebelumnya, sepakbola Indonesia terancam mendapat sanksi FIFA akibat kisruh PSSI dan Kemenpora. FIFA memberi tenggat sampai 29 Mei agar pemerintah menyelesaikan kisruh tersebut.  

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?