FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi Pembekuan Sepakbola Indonesia

Pemain sepakbola asal Indonesia dilarang bermain di klub dan negara lain.

Sabtu, 30 Mei 2015 19:09 WIB

KBR,  Jakarta- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyebut FIFA telah memberikan sanksi kepada Indonesia. Menurut anggota Komite Eksekutif PSSI Toni Apriliani, sanksi yang diberikan oleh FIFA itu melarang tim asing bermain di Indonesia dan FIFA hanya mengizinkan tim Indonesia menyelesaikan pertandingan di Sea Games Singapura. Selain itu, FIFA juga melarang pemain sepakbola asal Indonesia bermain di klub dan negara lain.

"Itu sudah pasti, kecuali yang Sea Games, pak Nyala (Ketua Umum PSSI-red) dan teman-teman sedang memperjuangkan dan keliatannya diizinkan untuk menyelesaikan pertandingan di Singapura," jelas Anggota Komite Eksekutif PSSI Toni Apriliani kepada KBR, Sabtu (30/5/2015).

"Jadi Timnas Indonesia tidak bisa bermain di luar, klub dan tim asing tidak bisa masuk ke Indonesia. Kemudian, pemain Indonesia yang bermain di klub asing harus kembali kemudian negara anggota FIFA akan berpikir untuk bermain dengan Indonesia," tambahnya lagi.

Anggota Komite Eksekutif PSSI Toni Apriliani menambahkan, sanksi yang diberikan oleh FIFA itu berdasarkan keputusan komite eksekutif terbatas FIFA. Kata dia sanksi ini akan dievaluasi setelah 3-4 bulan. Keputusan sanksi ini berlaku per 30 Mei berdasarkan surat yang dikeluarkan FIFA. Dia juga meminta agar Menpora Imam Nachrowi bertanggung jawab atas keputusan sanksi dari FIFA tersebut.

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

Sidang Korupsi e-KTP, Setya Novanto Mengaku Sakit

  • Libur Natal dan Tahun Baru 2018, PT KAI Daop 3 Cirebon Siapkan Kereta Tambahan
  • Kim Jong-un Sesumbar Jadikan Korut Negara Nuklir Terbesar di Dunia
  • Thailand Takkan Jalin Kerjasama Perdagangan dengan Korea Utara