Banyak Klub Protes, Aturan Belanja Pemain Dilonggarkan UEFA

Aturan menyebut pembelian dan penggajian pemain harus bersumber dari pemasukkan klub, bukan meminjam dari perusahaan lain maupun dari bank.

Selasa, 19 Mei 2015 17:49 WIB

Ilustrasi

KBR- Otoritas sepakbola Eropa, UEFA, akan melonggarkan aturan keuangan mereka atau yang dikenal dengan nama Financial Fair Play FFP. Peraturan yang diterapkan sejak tahun 2011 tersebut, menetapkan pembelian dan penggajian pemain harus bersumber dari pemasukkan klub, bukan meminjam dari perusahaan lain maupun dari bank. Presiden UEFA, Michel Platini mengatakan meski aturan berjalan dengan baik, tetapi UEFA memutuskan untuk melonggarkannya.

Seperti dikutip dari Le Parisien, pelonggaran ini mungkin reaksi atas beberapa tuntutan hukum melawan FFP yang sedang dalam proses mendekati akhir. Kritik terhadap FFP muncul karena banyak klub kesulitan memenuhi aturan yang dilakukan secara bertahap ini. Peraturan tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya pengeluaran yang membuat keuangan klub merugi. Akibat peraturan ini, tahun lalu dua klub besar Manchester City dan Paris Saint Germain terpaksa harus didenda. (BBC) 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Menko Wiranto Bakal Tangkap Tentara OPM

  • Kapolri, Evakuasi Di Papua Ajang Bersih-Bersi Pendulang Liar
  • Nazaruddin Sebut Setnov Terima Duit e-KTP
  • Puluhan Calon PPS di Rembang Terindikasi Anggota Parpol