Terkait Panama Papers, Polisi Geruduk Markas UEFA

Saat ini, Infantino juga menduduki jabatan sebagai salah satu pemimpin di federasi sepak bola dunia, FIFA.

Kamis, 07 Apr 2016 09:16 WIB

Ilustrasi Panama Papers

KBR - Polisi Swiss menggeruduk markas sepak bola Eropa, EUFA. Ini dilakukan berkaitan dengan dokumen yang belakangan disebut Panama Papers, yang menyebut eks Sekretaris Jenderal UEFA, Gianni Infantino dalam dokumennya. Saat ini, Infantino juga menduduki jabatan sebagai salah satu pemimpin di federasi sepak bola dunia, FIFA.

Terkait dengan laporan tersebut, Infantino mengaku kecewa lantaran integritasnya diragukan atas adanya laporan media yang menyebutkan, sebagai petinggi UEFA ia menjual hak siar kepada televisi dengan harga yang murah.

Dalam laporan sebanyak 11,5 juta dokumen yang beredar luas itu, Infantino menjadi salah satu dari tokoh politik dan pemimpin dunia yang menempatkan dananya di Panama agar terhindar dari pajak.

Setidaknya ada 128 politikus dan pejabat publik dari seluruh dunia yang namanya tercantum dalam jutaan dokumen yang bocor ini. Panama Papers juga memuat sekitar 800 nama pengusaha Indonesia yang menjadi klien Mossack Fonseca. Mereka diduga terkait dengan kepemilikan perusahaan gelap agar dapat menghindar dari kewajiban pajak. (Aljazeera dan berbagai sumber)


Editor : Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Garam Langka, Harga Ikan Asin di Banyuwangi Naik

  • Kelahiran Harimau Benggala di Banjarnegara Dianggap Mengejutkan
  • Banjir Hanyutkan Pagoda di Myanmar
  • Antonio Cassano Umumkan Pensiun untuk Kedua Kali dalam Sepekan

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.