Pembalap F1, Rio Haryanto. Foto: situs Pertamina

KBR - Pebalap F1 asal Indonesia Rio Haryanto pagi ini memulai sesi latihan di Sirkuit Shanghai Cina.

Pada sesi latihan kali ini, Rio Haryanto dan rekannya Pascal Wehrlein dari tim Manor Racing Team tampil lebih baik dibanding pada dua seri balapan sebelumnya.

Jika biasanya Pascal tampil lebih baik dari Rio, di Free Practice (FP1) Sirkuit Sanghai, Rio Haryanto mulai unjuk gigi. Pada akhir FP1, Rio berada di posisi 16 lebih cepat dari rekannya Pascal di posisi 18 dari 22 pebalap.

Rio terpaut tiga detik lebih lambat dibanding duo pebalap tim Mercedes Nico Rosberg yang berada di urutan pertama maupun Lewis Hamilton di urutan kedua.

Berdasarkan pantauan speed trap, duo pembalap tim Manor bahkan masuk 10 besar pebalap tercepat. Rio Haryanto menempati posisi 7, meski ia kembali harus kalah dari rekan setimnya Pascal di posisi tiga. Rio bahkan sempat di urutan kedua dengan kecepatan mobil 331,4 km/jam, sedikit lebih lambat dibanding pebalap tim Williams, Bottas yang mencapai kecepatan tertinggi 335,1 km/jam.

Pada latihan sesi 2, Pascal dan Rio juga sempat masuk tiga besar yang tercepat. Berdasarkan Pascal sempat menempati urutan pertama dengan 335,6 km/jam, sedangkan Rio Haryanto di urutan ketiga dengan kecepatan 329,7 km/jam.

Pada hari Sabtu besok Rio dan para pebalap F1 lainnya akan menjalani sesi balap kualifikasi yang formatnya akan kembali ke format lama. Sedangkan seri balapan akan digelar pada Minggu siang waktu Shanghai.

Rio Haryanto mengaku cukup mengenal dengan karakter Sirkuit Shanghai, mengingat ia pernah meraih kemenangan di ajang Formula Asia tahun 2008.

Pada seri balapan pertama di Sirkuit Australia, Maret lalu, Rio tidak bisa sampai finis karena mengalami masalah pada mesin. Sementara di Sirkuit Bahrain, Rio bisa menuntaskan seluruh lap dan finis di urutan 17.

Pebalap asal Solo Jawa Tengah itu mengklaim mengalami kemajuan sepanjang dua seri balapan yang sudah dijalani. Ia berharap, pada seri balapan di Sirkuit Shanghai, ia kembali memperoleh peningkatan performa di lintasan.

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!