Polisi Selidiki Pelaku Kekerasan di Laga MU-Liverpool

Kepolisian Greater Manchester menyebutkan ada seorang anak terkena lemparan kursi plastik dan menyebabkan luka akibat bentrokan diantara para suporter.

Jumat, 08 Apr 2016 09:34 WIB

Ilustrasi Manchester United-Liverpool

Ilustrasi Manchester United-Liverpool

KBR - Kepolisian melanjutkan penyelidikan terkait kasus kekerasan saat pertandingan Liga Eropa antara Manchester United dan Liverpool di Liga Eropa, 17 Maret lalu. 

Polisi mengajukan permintaan publik untuk mengidentifikasi sembilan orang yang diduga mengetahui atau terlibat kekerasan itu. 

Pada pertandingan putaran kedua tersebut, Liverpool bermain seri dengan skor 1-1 atas MU dan berhak lolos ke babak perempat final Liga Eropa, karena pada pertandingan pertama Liverpool menang 2-0. Pertandingan di markas MU itu diwarnai kekerasan di tribun penonton. Kepolisian Greater Manchester menyebutkan ada seorang anak terkena lemparan kursi plastik dan menyebabkan luka akibat bentrokan diantara para suporter. 

Polisi mengatakan sepakbola mestinya merupakan peristiwa yang ramah bagi keluarga. Peristiwa kekerasan saat itu tidak boleh ditoleransi oleh klub manapun.

"Seorang remaja luka akibat gaya preman ceroboh seperti ini. Sejumlah orang telah diperiksa, tapi kami membutuhkan bantuan publik untuk memastikan bahwa orang-orang semacam ini tidak pantas lagi diperbolehkan masuk stadion," kata polisi. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.