Juara bertahan Liga Champions Eropa 2015, Barcelona, gagal mempertahankan trofi setelah tersingkir di perempat final. (Foto: Cleverswhite/Flickr/Creative Commons)

KBR - Pelatih klub sepakbola Barcelona Luis Enrique mengakui ia pantas dipersalahkan setelah klubnya tersingkir di ajang Liga Champions Eropa.

Sang juara bertahan Liga Champions Eropa itu gagal mempertahankan trofinya setelah ditaklukkan klub sesama Spanyol, Atletico Madrid pada pertandingan leg kedua perempat final dengan skor 2-0. Dua gol dicetak Antoine Griezmann.

Atletico melenggang ke semifinal Liga Champions dengan agregat 3-2.

"Saya 99,9 persen patut disalahkan atas tersingkirnya kami dari Liga Champions. Bukan, 100 persen. Saya pelatih dan saya bertanggung jawab," kata Enrique dalam konferensi pers dinihari tadi.

Meski merasa pantas disalahkan, namun Enrique optimistis Barcelona masih bisa memenangi dua trofi di akhir musim, yaitu La Liga dan Copa del Rey. Ia meminta anak asuhnya melupakan kesedihan dan fokus pada dua kompetisi yang masih diikuti Barcelona.

"Sebelumnya itu pertandingan yang kami harapkan. Kami tidak menemui banyak masalah di babak pertama, bahkan meski mereka mencetak gol. Kami membuat banyak peluang di babak kedua untuk membuat gol (tandang). Ini pertandingan yang sangat menarik. Kami hanya bisa mengucapkan selamat kepada Atletico, dan semoga mereka berhasil," kata Enrique.

"Saya tidak berpikir bahwa Altetico lebih baik dari kami. Kami sudah sering bermain di sini (Stadion Vicente Calderon) dan pernah lebih menderita dari ini. Pertandingan ini hanya bukti bahwa kami tidak tampil baik. Kami tidak dalam kondisi terbaik. Tapi kami masih punya dua trofi yang bisa kami rebut," lanjut Enrique.

"Liga Champions adalah trofi yang paling kami harapkan. Tentu saja kami sedih tidak bisa lagi memenangi trofi itu musim ini. Kami tetap memasang target tinggi dan kami bangga selalu difavoritkan dalam setiap kompetisi. Tapi kami harus mengerti bahwa kalah itu bagian dari pertandingan. Tapi kami masih punya dua incaran piala lagi. Ini akan menjadi musim yang bagus jika bisa memenangkan dua trofi domestik. Tapi kami harus berbenah," kata Enrique.

Kekalahan Barcelona kali ini merupakan kekalahan ketiga selama April ini.

Sebelumnya Real Madrid mematikan trio Messi Neymar Suarez (MSN) pada pertandingan La Liga, 3 April lalu dan memenangi laga dengan skor 2-1.

Barcelona sempat menang atas Atletico dengan skor 2-1 pada leg pertama perempat final Liga Champions pada 6 April. Namun, empat hari kemudian, Barca kembali mengalami kekalahan atas Real Sociedad di kompetisi La Liga dengan skor 1-0. Dilanjutkan 14 April dengan kekalahan yang lebih menyesakkan di tangan Atletico Madrid.

Pemain Barca, Andres Iniesta mengakui Barcelona mengalami kegamangan setelah mengalami penurunan performa, apalagi setelah tersingki di Liga Champions. Barca hanya menang sekali dalam lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Sebelum ditekuk Real Madrid, Barcelona hanya bermain imbang 2-2 melawan Villareal pada 20 Maret lalu.

"Kami tidak sedang dalam penampilan baik," kata Iniesta. (Goal.com/Livescore/Soccerway) 

Editor:

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!